Bitung Sulawesi Utara

Pemkot dan Polres Bitung Perketat Pengisian BBM di SPBU, Ada Modus Kendaraan Terbaru

Pemkot dan Polres Bitung mengantisipasi penyalahgunaan BBM. Mereka akan berkoordinasi dengan Pertamina dan SPBU di Kota Bitung.

Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Pj Sekda Kota Bitung, Rudy Theno, dan Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma usai Rakor penertiban penyaluran BBM bersubsidi, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Bitung, Rudy Theno, pimpin rapat koordinasi terkait penertiban penyaluran BBM bersubsidi, Senin (19/9/2022).

Rakor digelar dalam rangka mewujudkan ketertiban dan kelancaran penyaluran, serta mencegah penyelewengan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Penyaluran BBM kepada masyarakat perlu diawasi, yang melibatkan aparat kepolisian dan perangkat daerah terkait, sebagai mana tertuang dalam surat Wali Kota Bitung Nomor 008/841/WK tanggal 15 September 2022.

Rakor tersebut melibatkan Kapolres Bitung, AKBP Alam Kusuma; Kabag Ops Polres Bitung, Kompol Jendri Lewan; Kepala Dinas Perhubungan, Richie Tinangon; Ka Satpol PP Bitung, Steven Suluh, Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Bitung, Nicky Kondo; dan Kabag Perekonomian, Rolien Dipan.

Rapat berlangsung di ruang rapat Sekda.

Usai rapat, Kabag Ops Polres Bitung menyampaikan beberapa hal mengenai masalah penyaluran BBM yang akan ditertibkan.

“Untuk Polres sendiri sudah ada surat perintah, menerjunkan anggota Polres sejak tanggal 1-31 September 2022 ada lima orang personil dan akan diperketat lagi,” kata Kompol Jendri Lewan, Senin (19/9/2022).

Menurut Kabag Ops, dalam Rakor itu, pihaknya menyampaikan harus melibatkan pihak Pertamina dan SPBU itu sendiri.

Karena di lapangan kabarnya ada keluhan dari SPBU terkait permintaan pasokan BBM dari Pertamina yang sudah harus ada sebelum pukul 08.00 Wita, namun selama ini tidak jalan.

Polres Bitung akan melakukan kesepakatan lagi antara Pertamina dan SPBU bahwa sebelum pukul 08.00 Wita, pasokan BBM ke SPBU sudah disalurkan.

Baca juga: Cucu Tikam Kakek di Desa Tateli Minahasa Sulawesi Utara, Pelaku Alami Kejang-kejang dari Kecil

Baca juga: Terungkap 7 Pelanggaran Etik yang Membuat Ferdy Sambo Dipecat dari Polri, Permohonan Banding Ditolak

Solusi ini, untuk mengantisipasi kendaraan yang mengular di SPBU.

“Kami juga mengusulkan pemasangan tanda larangan agar tidak antrean panjang, agar tidak ada antrean panjang. Kalau sudah antre panjang kami tindak, kemudian SPBU menyiapkan areal memadahi untuk kendaraan mengisi BBM,” kata dia.

Sementara itu, Kabag SDA Setda Kota Bitung menyampaikan poin-poin dari hasil rakor ada tim gabungan dari Pemkot Bitung dan aparat kepolisian dalam hal pengawasan penyaluran BBM.

“Memang pengawasan dari kami dan kepolisian, sudah jalan beberapa kali secara bersama dan masing-masing melakukan pengawasan. Dan akan diperkuat agar pengawasan penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran dan meminimalisir penyelewengan dan penyaluran,” jelas Nicky Kondo.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved