Manado Sulawesi Utara

DP3A Manado Terima 20 Laporan Pencabulan Anak Sepanjang 2022, Pelakunya Guru Hingga Nakes

DP3A Manado menangani 20 laporan pencabulan terhadap anak pada tahun 2022. Kasus tersebut masih terus mengambang penanganannya hingga kini.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Manado panen laporan pencabulan anak pada periode Januari-Juli 2022. 

Tahun ini, sudah ada 20 laporan pencabulan terhadap anak di Manado, Sulawesi Utara, yang ditangani DP3A Manado

Semua korban diketahui berjenis kelamin wanita.

Kepala DP3A Manado, Lenda Pelealu, menuturkan pihaknya menyediakan pendampingan bagi anak korban kekerasan seksual.  

"Kami juga punya rumah aman," katanya, Selasa (13/9/2022). 

Sedangkan berdasarkan data Tribunmanado.co.id,  terdapat sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap anak yang menonjol di Kota Manado sepanjang 2022.

Salah satunya menimpa seorang bocah perempuan berusia 10 tahun. 

Dirinya mengalami luka lebam di tubuh dan pendarahan otak. 

Bocah malang ini pun meninggal. 

Hanya saja, dokter menyatakan ia wafat karena kanker darah. 

Baca juga: Tampil di Malaysia, Keisya Levronka Gagal Nyanyikan Nada Tinggi Tak Ingin Usai, Ungkap Kesedihan

Baca juga: Pelaku Penikaman di Terminal Paal 2 Manado Sulawesi Utara, Sempat Satu Penjara dengan Korban

Kasus yang masih ditangani aparat ini terkesan mengambang. 

Kasus lainnya adalah dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswi SMK di Manado oleh oknum kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. 

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, telah memberhentikan dua oknum tersebut dari jabatannya. 

Ada pula oknum nakes yang diduga melakukan pelecehan terhadap remaja berusia 15 tahun. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved