Brigadir J Tewas

Nasib Bripka RR Kini Berani Lawan Ferdy Sambo, Bisa Jadi Justice Collaborator, Ini Syarat dari LPSK

Bripka RR mulai buka suara soal kasus pembunuhan Brigadir J, mulai berani lawan Ferdy Sambo

Editor: Glendi Manengal
(Kolase Tribun Medan/YT Polri TV)
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi (kiri) dan Bripka RR (kanan). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui saat ini Bripka RR mulai buka suara soal kasus pembunuhan Brigadir J.

Terkait hal tersebut bagaimana dengan nasib Bripka RR.

LPSK pun beri syarat untuk Bripka RR untuk bisa menjadi justice collaborator.

Baca juga: Siapa Sangka, Akibat Tidak Hafal Pancasila Anang Ahmad Syaifuddin Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Bripka RR Akhirnya Mulai Melawan Ferdy Sambo
Bripka RR Akhirnya Mulai Melawan Ferdy Sambo ()

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi Bripka Ricky Rizal atau RR bila ingin menjadi justice collaborator (JC).

Juru Bicara LPSK Rully Novian mengatakan syarat yang harus dipenuhi yakni keterangan penting membantu pengungkapan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Hal ini menyusul pernyataan tim penasihat hukum Bripka Ricky Rizal yang beberapa waktu lalu menyebut kliennya mempertimbangkan untuk mengajukan permohonan sebagai JC.

"Permohonan siapa saja boleh mengajukan. Namun dalam konteks sebagai JC kita harus sama-sama cek. Keterangan penting apa yang dimiliki," kata Rully di Jakarta Timur, Senin (12/9/2022).

Sifat keterangan penting ini serupa dengan yang dipersyaratkan LPSK kepada Bharada Richard Eliezer ketika sebelumnya mengajukan permohonan sebagai JC dalam kasus Brigadir J.

Dalam hal ini LPSK terlebih dulu akan melakukan investigasi untuk memastikan keterangan Bripka Ricky Rizal belum diberikan saksi atau tersangka lain, dan urung diketahui publik.

"Kalau keterangan yang sudah banyak orang, atau bahkan diberikan saksi lain berarti keterangannya tidak bisa dibilang sebagai informasi penting untuk mengungkap perkara," ujarnya.

Rully menuturkan syarat lainnya yakni apakah Bripka Ricky Rizal mendapatkan ancaman dari pihak lain sewaktu memberi keterangan kepada penyidik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Pasalnya dalam UU Nomor 13 Tahun 2006 tentang Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban diatur bahwa tingkat ancaman termasuk pertimbangan untuk menjadi seorang terlindung.

"Ancaman, ancaman dari siapa? Ada intimidasi, intimidasi dari siapa? Ketakutan, kekhawatiran seperti apa itu harus dijelaskan kepada LPSK. Dan tentu syarat lain terkait sebagaimana diatur di UU," tuturnya.

Bripka Ricky Rizal sendiri hingga kini belum secara resmi mengajukan JC, namun LPSK mengimbau agar sebaiknya permohonan diajukan sebelum proses persidangan dimulai.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved