Ferdy Sambo Diperkisa Lagi, Kali Ini Sebagai Tersangka Obstruction of Justice, Ini Perannya

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo direncanakan diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka di kasus obstruction of justice

Editor: Alpen Martinus
Kompas TV
Putri Candrawathi ingin mati bukan karena sang suami Ferdy Sambo bakal dipenjara. Alasannya menyedihkan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Belum usai kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo kini diperiksa lagi.

Namun kali ini ia diperiksa sebagai tersangka kasus obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir J.

ia memang memiliki peran sangat vital, selain sebagai pelaku langsung, Ferdy Sambo diduga sebagai otak dari pembunuhan sadis tersebut.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Ferdy Sambo Diperiksa Tersangka Obstruction of Justice di Mako Brimob Hari Ini

Simak video terkait :

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo direncanakan diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka di kasus obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa Ferdy Sambo direncanakan bakal diperiksa pada hari ini di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat pada Rabu (7/9/2022) hari ini.

"Pemeriksaan terhadap FS direncanakan oleh penyidik Ditsiber hari ini di Mako Brimob," kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (7/9/2022).

Namun begitu, dia tidak merinci mengenai materi yang akan digali terhadap Ferdy Sambo di kasus obstruction of justice penyidikan Brigadir J.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Peraih Adhi Makayasa AKP Irfan Terlibat Skenario Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J


Ferdy Sambo terlihat sempat marah dengan Brigadir J yang menganggap ajudannya itu telah bertindak kurang ajar kepada dirinya.(hand over)

Sebagaimana diketahui, Polri telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait obstruction of justice penyidikan kasus kematian Brigadir J.

Ketujuh orang itu adalah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 49 Juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 Ayat (1) Juncto Pasal 32 Ayat (1) UU ITE dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo adalah aktor utama pembunuhan Brigadir Yosua, termasuk menyusun rekayasa skenario untuk menutupi aksinya, memerintahkan menghilangkan barang bukti, hingga menghalangi penyidikan.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Polri Cecar Putri Candrawathi Pakai Lie Detector, Motif Buat Ferdy Sambo Kalap

Ferdy Sambo memerintahkan ajudannya Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Brigadir J. Eksekusi dilakukan di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved