Sitaro Sulawesi Utara

Pasca Kenaikan BBM, Harga Tiket Kapal Rute Sitaro-Manado Sulawesi Utara PP Masih Normal

Pemerintah telah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar dan Pertamax.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian Hermanses/Tribun manado
Salah satu armada kapal cepat yang melayani rute pelayaran dari dan menuju wilayah Sitaro. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah telah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar dan Pertamax.

Kenaikan harga tersebut disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam keterangan persnya pada Sabtu 3 September 2022 lalu.

Dimana harga Pertalite naik dari sebelumnya Rp 7.650 menjadi Rp 10 ribu per liter, Solar dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 dan Pertamax dari Rp 10.450 menjadi Rp 14.500.

Kondisi ini pun diperkirakan bakal berdampak ke semua sektor di tanah air, termasuk kenaikan tarif angkutan umum, baik transprotasi darat, laut dan udara.

Termasuk pada sarana transportasi dari dan menuju wilayah kepulauan seperti halnya Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang selama ini mengandalkan akses transprotasi laut.

Namun demikian, dua hari pasca pengumuman kenaikan harga BBM, tarif kapal laut yang melayani rute pelayaran dan dan menuju beberapa pulau Kabupaten Sitaro belum mengalami kenaikan.

"Sampai hari ini harga tiket kapal cepat masih belum ada kenaikan," beber Yanti, petugas agen KM Majestik Kawanua di Siau saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (5/9/2022).

Hingga saat ini, sambung Yanti, pihak agen cabang Siau belum mendapatkan petunjuk dari pimpinan perusahaan terkait harga tiket kapal pasca pemberlakuan kenaikan harga BBM.

Untuk harga tiket kelas VIP dibandrol Rp 264.500 termasuk retribusi pelabuhan Rp 4.500 serta tiket kelas Eksekutif sebesar Rp 224.500 termasuk retribusi pelabuhan.

"Soal itu (kenaikan harga tiket) belum ada informasi dari pihak perusahaan. Makanya kami masih menjual tiket dengan harga biasanya," kunci Yanti.

Sementara itu, pantauan tribunmanado.co.id di Pelabuhan Ulu Siau Kabupaten Sitaro terlihat aktvitas turun naik penumpang kapal yang masih normal.

Belum ada tanda-tanda penurunan maupun peningkatan jumlah penumpang yang terbilang signifikan. (HER)

Baca juga: Ternyata di Desa Tumpaan Minsel Sulawesi Utara Ada Es Teler Mandalika

Baca juga: Akhirnya Terungkap Kejanggalan soal Dugaan Pelecehan Istri Ferdy Sambo, Putri Masih Cari Brigadir J

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved