Tips

Kaum Remaja Jompo, Ini 6 Alasan Penyebab dan Cara Mengatasi Menurut Dokter Dien Kalbu Ady

Anak muda yang gampang lelah dan sering mengalami pegal-pegal, masuk angin, dan sakit punggung kini dinamakan remaja jompo

Editor: Erlina Langi
Pixabay
illustrasi foto - Kaum Remaja Jompo, Ini 6 Alasan Penyebab dan Cara Mengatasi Menurut Dokter Dien Kalbu Ady 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mudah lelah padahal masih muda, selamat anda termasuk kaum remaja jompo.

Anak muda yang gampang lelah dan sering mengalami pegal-pegal, masuk angin, dan sakit punggung kini dinamakan remaja jompo.

Istilah yang mulai viral beredar sejak 2021 lalu di media sosial itu terus digunakan sampai sekarang

Koyo dan minyak angin sepertinya adalah teman terbaik mereka untuk mengatasi kejompoan.

Ini beberapa cuitan Tweeter mereka

“musuh terbesarku menjadi remaja jompo selain gampang pegel adalah gampang lupa,” tulis salah satu warganet Twitter (2/2/2022).

“freshcare + tolak angin + kerokan, starter pack remaja jompo begini bgt,” tulis warganet lainnya pada Senin (21/2/2022).

Lantas, apa penyebab dan tips agar tidak menjadi remaja jompo?

Dokter sekaligus direktur RS PKU Muhammadiyah Prambanan Dien Kalbu Ady menjelaskan bahwa remaja jompo adalah istilah media sosial merujuk pada remaja yang mudah mengalami kelelahan, pegal, sakit punggung dan pinggang, badan lemas, serta sering pusing.

Keluhan-keluhan yang dialami oleh remaja jompo tersebut, dalam dunia medis tidak secara spesifik menggambarkan suatu penyakit.

Illustrasi foto - Kaum Remaja Jompo
Illustrasi Foto

Melainkan, manifestasi atau perwujudan klinis yang muncul karena adanya beberapa kondisi tertentu.
“Dalam dunia medis, keluhan-keluhan tersebut tidak spesifik menggambarkan satu penyakit. Melainkan manifestasi klinis yang muncul karena adanya beberapa kondisi tertentu,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com (21/2/2022).

Penyebab fenomena remaja jompo
Dien melanjutkan, ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab fenomena remaja jompo, antara lain:

1. Kurang aktivitas fisik

Faktor yang dapat menyebabkan remaja cepat lelah dan pegal, salah satunya kurang beraktivitas fisik.
“Sejak pandemi Covid-19, masyarakat terpaksa harus menjalankan seluruh kegiatannya seperti sekolah, ibadah, bekerja dari rumah. Karena itu, remaja jadi kurang beraktivitas,” kata Dien.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved