Harga BBM Naik
Harga BBM Subsidi Naik, Tarif Angkutan PO Manado - Kotamobagu Sulawesi Utara Langsung Naik
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi langsung berdampak pada biaya transportasi.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi langsung berdampak pada biaya transportasi.
Sehari setelah harga BBM Subsidi naik, tarif angkutan Manado-Kotamobagu langsung dinaikkan.
Seperti di Pangkalan Otobus (PO) Paris 88, tarif angkutan Manado-Kotamobagu naik per Minggu 4 September 2022.
Tarif kursi depan dari Rp 120 ribu menjadi Rp 145 ribu per orang; kursi tengah naik dari Rp 110 ribu menjadi Rp Rp 135 ribu.
Sedangkan kursi belakang naik dari Rp 100 ribu menjadi Rp 125 ribu per orang.
"Harga naik sejak kemarin," kata Max, salah satu sopir Paris 88 kepada Tribunmanado.co.id, Senin (05/09/2022).
Katanya, kenaikan tarif menyesuaikan dengan kenaikan harga BBM. "Memang biasanya seperti itu. Kalau BBM naik, tarif juga naik," jelasnya di Pangkalan Paris 88, Jalan Pierre Tendean (Boulevard) Manado.
Senada, PO Kota Jaya juga langsung menaikkan tarif. "Sekarang kursi muka (depan) Rp 145 ribu," kata Felix Magath, sopir Kota Jaya di pangkalannya.
Terkait itu, sopir PO Manado-Kotamobagu menerapkan kebijakan, pengantaran hanya berlaku di area pusat kota Manado dan sekitarnya.
"Batas Tuminting, Pasal Dua, Perkamil dan Winangun. Di luar itu ada charge, harganya torang baku ator," jelasnya.(ndo)
Baca juga: Sosok Hans Boyke, Ayah Kandung Nada Tarina Anak Angkat Deddy Corbuzier, Pernah Top Bersama T-Five
Baca juga: Wali Kota Tomohon Sulawesi Utara Lantik John Lumopa Sebagai Kepala Dinkes, Olga Karinda Kepala DP3A