Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Alasan Tim Forensik yang Autopsi Ulang Brigadir J Meminta Maaf

Terkait hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J, diketahui tim forensik meminta maaf.

Editor: Glendi Manengal
Warta Kota/ Alfian Firmansyah
Brigadir J saat masih hidup, serta foto Brigadir J disinyalir saat sudah tak bernyawa. Gambar Brigadir J tewas dalam posisi tertelungkup setelah ditembak Bharada E di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Gambar ini ditunjukkan Komnas HAM ke wartawan, Kamis (1/9/2022). Foto tewasnya Brigadir J ini diambil kurang dari sejam setelah dieksekusi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui jasad Brigadir J sempat dilakukan autopsi kembali.

Terkait hal tersebut dari tim dokter forensik otopsi ulang Jenazah Brigadir J meminta maaf.

Dikarenakan tidak bisa memuaskan banyak pihak.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Naik, Pelayanan di SPBU Dihentikan Sementara, Begini Penjelasan Pertamina

Foto Jenazah Brigadir J Usai Dieksekusi. Diungkap Komnas HAM.
Foto Jenazah Brigadir J Usai Dieksekusi. Diungkap Komnas HAM. (Dok. Handout)

Keluarga Brigadir J mengaku pasrah dengan hasil autopsi kedua terhadap jenazah Brigadir J.

Dalam hasil autopsi tersebut, tak terbukti adanya kekerasan yang diterima Brigadir J.

Padahal keluarga melihat ada luka-luka tak wajar di tubuh Brigadir J yang diduga bukan berasal dari tembakan.

Keluarga Brigadir J pun mempertanyakan, apa penyebab luka-luka tersebut.

"Tapi yang kami lihat dan saya sendiri yang melihat anak kami almarhum tanggal 10, ada memar biru di bagian perut sampingnya, itu disebabkan apa sampai membiru," kata Roslin Simanjutak.

Namun ia tidak mempermasalahkan hal tersebut lagi, apapun yang dikatakan, baik ada kekerasan ataupun tidak, keluarga tetap memiliki keyakinan dan bukti yang jelas.

"Seperi luka sayatan itu disebabkan apa, kalau katanya itu karena peluru ya terserah orang itu lah kita tidak bisa berbuat apa apa, tim forensik juga bilang begitu ya nggak masalah bagi kami," tegasnya.

"Kalau bagi kami hanya berserah kepada Tuhan, karena kami tau Tuhan tidak akan menutup mata, Tuhan tidak akan diam, mereka akan mendapatkan ganjaran yang mereka lalukan, yang tidak jujur, berbohong Tuhan maha tau," tutupnya.

Keluarga mempertanyakan luka-luka di tubuh Brigadir J jika memang tak terbukti adanya kekerasan. Sementara itu, Dokter Forensik mengungkap permintaan maafnya. (Kolase Tribun Jakarta)
Dokter Forensik minta maaf

Permintaan maaf tiba-tiba diurai Ketua Tim dokter forensik otopsi ulang Jenazah Brigadir J, Ade Firmansyah Sugiharto usai mengumumkan hasil pemeriksaan timnya kepada publik.

Ade Firmansyah Sugiharto meminta maaf karena tidak bisa memuaskan banyak pihak terkait informasi otopsi kedua Brigadir J yang bisa diungkap ke publik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved