Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemilu 2024

Pengamat: Capres Lebih dari Dua Pasang, Solusi Hindari Polarisasi dan Politik Identitas

Pengalaman dua Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pilpres yakni 2014 dan 2019 yang terjadi polarisasi dan politik identitas, maka banyak kalangan

Editor: Aswin_Lumintang
Tangkapan layar youtube TVOne
Djayadi Hanan, Pengamat Politik 

Djayadi mencontohkan momentum kala Pemilu 2019 yang saat itu hanya ada dua paslon capres dan cawapres. Kemudian saat itu ada pendukung setia salah satu paslon dan kelompok anti paslon tersebut.

Jika pola tersebut kembali terulang di Pemilu 2024, maka tidak menutup kemungkinan polarisasi dan politik identitas kembali terulang.

Namun, lanjut Djayadi, hal itu pun masih bergantung dengan keputusan para kandidat dan parpol pendukung apakah akan aspek tersebut akan digunakan atau tidak.

“Jadi tiga faktor itu, elite yang bertarung, termasuk para pendukungnya, narasinya dan arenanya,” kata Djayadi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tiga Faktor Ini Jadi Penyebab Polarisasi hingga Politik Identitas Menurut Pengamat, Apa Saja?, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/26/tiga-faktor-ini-jadi-penyebab-polarisasi-hingga-politik-identitas-menurut-pengamat-apa-saja?page=all.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved