Brigadir J Tewas
Brigadir J Disebut Bopong Putri dari Sofa dan Tepergok Kuwat Saat di Magelang, ini Kata Kapolri
Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding pertanyakakan Brigadir J yang melakukan hal ini kepada Putri Candrawathi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus tewasnya Brigadir Yosua alias Brigadir J masih terus menyita sorotan publik.
Ferdy Sambo telah mengakui perbuatannya dan menyebutkan bahwa ialah otak dibalik tewasnya Brigadir J.
Sejumlah fakta demi fakta mencuat.
Pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) beragam pertanyaan dilayangkan Komisi III DPR RI kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca juga: Om Kuat Disebut Pergoki Putri Candrawathi Nangis dengan Pakaian Acak-acakan, Apa Tanggapan Kapolri?

Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Sudding, mempertanyakan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal insiden yang terjadi di Magelang Jawa Tengah yang diduga menjadi pemicu pembunuhan pada Brigadir J.
Sudding menuturkan bahwa kejadian tersebut terkait apa yang dilakukan Yosua pada Putri Candrawathi yang dipergoki oleh tersangka Kuwat Maruf.
Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR bersama dengan Kapolri Rabu (24/8/2022) Sudding awalnya mempertanyakan soal kronologis yang diterimanya terkait apa yang terjadi di Magelang Jawa Tengah.
Dijelaskan oleh Sudding, ia menerima informasi bahwa ada kejadian dimana Putri Candrawathi berada di sofa dan justru diangkat oleh Brigadir J karena ingin masuk ke dalam kamar.
Kuwat Maruf mengaku melihat kejadian tersebut dan membantak Brigadir J untuk tidak menyentuh Putri Candrawathi.
"Tanggal 4 Juli ada kejadian, dimana Brigadir J pada siang hari ada Putri tidur di sofa di ruang tamu lalu kemudian datang Brigadir J ingin membopong mengangkat Putri ingin masuk dalam kamar."
"Melihat kejadian itu si Kuwat membentak di Brigadir J melakukan itu dan menyentuh ibu," paparnya.
Dari keterangannya, Sudding menjelaskan bahwa saat itu Ferdy Sambo datang ke Magelang pada tanggal 6 untuk merayakan pernikahan.
Namun pagi harinya, Ferdy Sambo sudah langsung pulang ke Jakarta lagi.
"Tanggal 6 Ferdy Sambo menyusul dan ingin merayakan hari pernikahannya pada malam hari, bergabunglah mereka di Magelang."
"Besok paginya Ferdy Sambo pulang tanggal 7 pagi," jelasnya.