Brigadir J Tewas
Baru Terungkap Kalau Putri Candrawathi Ternyata Punya Banyak Peran Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J
Baru terungkap kalau Putri Candrawathi ternyata punya peran cukup banyak dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Mereka berdua ingin naik ke atas untuk melihat kondisi Putri, namun hanya Bripka Ricky yang diizinkan oleh Kuwat. Sedangkan Bharada E yang disebut-sebut dekat dengan Brigadir J, dilarang menemui Putri.
"Pas saya interview Richard (Bharada E) bilang, "Saya gak tahu (apa yang terjadi sampai Putri menangis). Di bawah saya ketemu Yosua. Saya gak tahu persoalan apa. Tapi Kuwat marah-marah," kata Deolipa.
Informasi yang dihimpun, pada tanggal 7 Juli itu ada peristiwa yang melibatkan Putri dan Brigadir J. Konon, Kuwat Maruf lah yang melaporkan kepada Ferdy Sambo dan menceritakan apa yang dia lihat tanggal 7 Juli tersebut.
Pada 8 Juli, Putri beserta rombongan pulang ke Jakarta. Rombongan ini menumpangi 3 mobil. Namun tidak seperti biasanya, Bripka RR menyuruh Brigadir J ikut satu mobil dengannya. Sementara, Putri Candrawathi, Bharada E, dan staf lainnya dalam satu mobil. Mobil lainnya adalah Patwal.
Versi Kamaruddin Simanjuntak
Versi Kamaruddin, kejadian di Magelang adalah pertengkaran antara Putri Candrawathi dengan suaminya, Ferdy Sambo. "Di Magelang itu mereka happy-happy saja.
Yang bertengkar di Magelang itu Ferdy Sambo sama Putri.
Kalau di Magelang itu ibu Putri dengan Yoshua baik-baik saja," kata Kamaruddin, dikutip dari YouTube tvOnenews, Senin (15/8/2022).
Kamaruddin menambahkan, Putri Candrawathi mengirim pesan melalui WhatsApp (WA) ke adik Brigadir J.
Ia pun memperlihatkan bukti percakapan WA antara Putri dan adik Brigadir J.
"Isinya supaya (adik Brigadir J) datang ke Magelang merayakan ulang tahunnya. Kalau sekiranya Yosua jahat, pastilah adiknya dimaki-maki," kata Kamaruddin.
"Ini buktinya bisa diperiksa," imbuhnya sambil menunjukkan ponsel miliknya ke kamera. Namun, sejauh ini tak diketahui tanggal dan jam berapa percakapan WA antara Putri dengan adik Brigadir J tersebut. Kamaruddin juga tak menjelaskan detail terkait waktu percakapan tersebut.
"Jadi yang jahat itu yang Bapak, bukan yang Ibu," imbuh Kamaruddin, ketika itu.
Peran Putri
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan beberapa peranan Putri Candrawathi sebelum maupun sesudah eksekusi Brigadir J.
Sayangnya, Bareskrim Polri tak kunjung membuka motif pembunuhan Brigadir J.
Kata Komjen Agus, Putri ikut dalam rapat sebelum eksekusi pada 8 Juli 2022. Rapat itu di lantai 3 rumah pribadi Sambo membahas rencana menghabisi Brigadir J.
"(Putri) Ada di lantai 3 saat Ricky dan Richard ditanya kesanggupan untuk menembak almarhum Josua," kata Agus, Sabtu (20/8/2022).
Setelah rapat, Putri menggiring Brigadir J ke rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Lokasinya hanya berjarak 500 meter dari rumah pribadi Sambo.
Putri Candrawathi tak sendiri. Dia ditemani Brigadir Ricky Rizal (Brigadir RR) dan Richard Eliezer (Bharada E) dan Kuat Maruf menuju rumah dinas.
"(Perannya) mengajak berangkat ke Duren tiga bersama RE, RR, KM, Alm J," beber Agus.
Di rumah dinas itulah, Bharada E melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor. Isu yang berkembang, Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.
Agus menuturkan Putri juga diduga turut mengikuti skenario yang dibangun oleh suaminya, Ferdy Sambo terkait kematian Brigadir J. Termasuk menjanjikan sejumlah uang kepada tiga tersangka lainnya.
Uang itu diberikan terkait rangkaian kematian Brigadir J. "Mengikuti skenario yang dibangun oleh FS, bersama FS saat menjanjikan uang kepada RE, RR dan KM," kata Komjen Agus.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, rekaman CCTV juga memperlihatkan bahwa Putri Candrawathi ada di sekitar TKP penembakan.
"PC ada di lokasi sejak di Saguling sampai dengan di Duren Tiga dan melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi bagian daripada perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua," kata Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/8/2022). (tribunmedan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com