Sitaro Sulawesi Utara

Pemkab DPRD Sitaro Sulawesi Utara Sepakati Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022

Pemkab DPRD Sitaro Sulawesi Utara Sepakati Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
HO
Bupati dan Pimpinan DPRD Sitaro Sulawesi Utara menandatangani nota kesepakatan bersama Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Sitaro dan DPRD sepakat terkait Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara tahun 2022.

Persetujuan bersama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara pihak pemerintah daerah dan DPRD yang berlangsung dalam rapat paripurna, Sitaro, Sulawesi Utara, pada Jumat (19/8/2022).

Mewakili eksekutif ditandatangani oleh Bupati Evangelian Sasingen serta mewakili legislatif ditandatangani para Pimpinan DPRD, yakni Djon Janis, Bob Janis dan Jaoutje Luntungan.

Kesempatan itu, Bupati Evangelian Sasingen mengatakan dinamika pembahasan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS mengacu pada Perubahan RKPD Kabupaten Sitaro tahun 2022.

"Yang mana semua diarahkan untuk mengoptimalkan kinerja melalui peningkatan alokasi belanja daerah dan pergeseran anggaran antar OPD, antar program kegiatan dan sub kegiatan," ungkap Sasingen.

Hal ini, lanjut bupati, dimaksudkan bermuara pada capaian kinerja pemerintah daerah tahun 2022 maupun peningkatan pelayanan bagi masyatakat.

Secara ringkas, Perubahan KUA dan Perubahan PPAS tahun 2022 meliputi tiga item utama, yakni Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Dimana Pendapatan Daerah pada APBD Induk Rp 560.771.183.723 berkurang Rp 2.982.786.810 atau 0,53 persen menjadi Rp 563.753.570.533.

Untuk Belanja Daerah APBD Induk Rp 582.141.217.971 meningkat Rp 31.149.293.621 atau sebesar 5,23 persen menjadi Rp 614.290.511.592 pada perubahan APBD tahun 2022.

Pada Penerimaan Pembiayaan Daerah terjadi perubahan karena hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2021 terdapat SILPA Rp 55.519.327.869.

Padahal, pemerintah daerah sebelumnya menargetkan anggaran penerimaan pembiayaan daerah pada APBD Induk tahun 2022 sebesar Rp 20.187.247.438.

"Untuk pengeluaran pembiayaan daerah sama dengan APBD Induk tahun 2022 yakni sebesar Rp 2.000.000.000 yang terdiri dari dana cadangan Rp 1.000.000.000 dan penyertaan modal Rp.1.000.000.000," ungkap Sasingen.

Hadir dalam rapat paripurna yang berlangsung di kantor DPRD Sitaro di Kelurahan Bebali itu antara lain para Anggota DPRD, Sekretaris Daerah Denny Kondoj bersama para Asisten Sekda serta sejumlah pimpinan OPD. (HER)

Frits Tampi Mendatar Calon Hukum Tua Desa Tumpaan Minsel Sulawesi Utara, Siap Bawa Perubahan

Chord Gitar dan Lirik Lagu Maniac - Conan Gray

Beautifikasi Sektor Transportasi di Kabupaten Sitaro Sulawesi Utara Masuk Atensi Kemenhub RI


 
 
 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved