Sitaro Sulawesi Utara

Beautifikasi Sektor Transportasi di Kabupaten Sitaro Sulawesi Utara Masuk Atensi Kemenhub RI

Beautifikasi Sektor Transportasi di Kabupaten Sitaro Provinsi Sulawesi Utara Masuk Atensi Kemenhub RI.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
HO
Audiens antara Pemkab Sitaro Sulawesi Utara dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berlangsung beberapa waktu lalu. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Siau Tagulandang Biaro melakukan aundiens dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Audiens dilakukan guna membahas persiapan peresmian Bandara Bung Karno di Sitaro serta pengoperasian maskapai penerbangan yang akan melayani rute Manado-Siau (PP).

Ternyata dalam audiens tersebut, berkembang beberapa pembahasan seperti rencana beautifikasi atau upaya memperindah beberapa sektor bidang perhubungan di Sitaro.

"Ternyata pak Menteri juga memberi atensi bahwa harus dilakukan beautifikasi dari sektor lain juga, baik darat maupun perhubungan laut," beber Kepala Dinas Perhubungan Sitaro, Indra Purukan, Jumat (19/8/2022).

Dia mencontohkan untuk akses transportasi darat berupa jalan yang sejauh ini telah dikoordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Republik Indonesia.

"Sudah ada komunikasi dengan pak Basuki (Menteri PUPR) terkait jalan ke Bandara. Apakah itu dari Ulu ke Bandara atau pusat pemerintaha Ondong ke Bandara," kata Purukan.

Selain jalan, sektor transportasi darat yang juga mengemuka dalam audiens yakni pembangunan Pelabuhan Penyeberangan di Pulau Makalehi sisi Timur.

"Kita juga sudah sampaikan bahwa lahan sudah siap. Tinggal nanti proses administrasi terkait aset lahan itu memang harus diserahkan ke kementerian. Tapi itu nanti," ujarnya.

Seterusnya terangkat soal penanganan Pelabuhan Penyeberangan di Pulau Biaro dan Kampung Minanga yang memerlukan perbaikan-perbaikan.

"Karena memang ada beberapa kerusakan. Dan ini langsung direspon oleh pak Menteri (Budi Karya Sumadi). Jadi kata pak Menteri, segera dibenahi," ungkapnya.

Sedangkan untuk sektor transportasi laut, Purukan bilang Pelabuhan Ulu Siau masuk dalam rencana pengembangan berupa pelebaran tiap sisi maupun sarana penunjang di dalam pelabuhan.

"Perpanjangan dermaga, kemudian fasilitas penunjang di dalamnya, ruang terminal itu harus diperbaiki, termasuk pelataran parkir yang memadai," sebutnya.

Bahkan dikatakan, sesuai petunjuk Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, proses beautifikasi sektor-sektor transportasi tersebut harus dimulai tahun 2022 ini.

"Dari pak Menteri dan beberapa dirjen, semua menyatakan segera. Pak Menteri memberi konsep silahkan yang beautifikasi dulu. Tahun ini harus ada," kata Purukan.

"Kalau memang anggarannya lebih besar, maka akan diprioritaskan di tahun anggaran 2023. Nantinya mereka (Kemenhub) akan melakukan survei ke wilayah," kuncinya. (HER)

Prajurit Yonarmed Tarik Bogani Bentangkan Merah Putih 100 Meter di Perbatasan RI dan Malaysia 

Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Warga Menangis Lihat Kepala Korban Masuk Kolong Truk

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved