Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cewek Manado

Angelina Pratasik Paskibraka Pembawa Baki Asal Kabupaten Minahasa, Tunaikan Tugas Meski Berduka

Angelina Pratasik, salah seorang Paskibraka pembawa baki pada Upacara pengibaran bendera, mendapat perhatian khusus

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Chintya Rantung
Mejer/Tribun Manado
Angelina Pratasik Paskibraka Pembawa Baki Asal Kabupaten Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Upacara peringatan HUT Ke 77 Kemerdekaan RI di Kabupaten Minahasa berlangsung dengan sukses dan khidmat.

Bupati Minahasa Royke Octavian Roring menjadi Inspektur Upacara (Irup) didampingi Wakil Bupati, Dr. (H.C) Robby Dondokambey, S.Si dalam Peringatan HUT ke-77 tahun Proklamasi Kemerdekaan RI di tingkat Kabupaten Minahasa digelar di Lapangan Manguni, Sasaran Tondano, pada Selasa (17/8/2022).

Namun, dibalik suksesnya upacara Kemerdekaan tersebut tersimpan kisah haru dan dukacita yang dialami oleh salah satu Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Ya, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa pagi itu tampil luar biasa.

32 Paskibraka tampil memukau dan percaya diri saat akan melakukan proses pengibaran bendera merah putih.

Bahkan, pada Upacara penurunan bendera merah putih, sore itu, sekitar pukul 15.00, kondisi cuaca hujan deras.

Mereka, Tim Paskibraka tetap tampil sigap dan mantap mengamankan sang Saka Merah Putih.

Para peserta upacara pun sontak memberikan tepuk tangan dan salut dengan penampilan heroik Paskibraka tersebut.

Adalah Angelina Pratasik, salah seorang Paskibraka pembawa baki pada Upacara pengibaran bendera, mendapat perhatian khusus dari peserta Upacara pagi itu.

Ya, dia sedang berdukacita saat itu, karena kematian paman yang disayanginya. Pamannya meninggal dunia akibat kecelakaan, dua hari sebelum peringatan HUT kemerdekaan RI, yakni pada 15 Agustus 2022.

Namun, hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk tampil memberikan yang terbaik pada Upacara tersebut.

Saat diwawancarai Tribunmanado.co.id, usai upacara kemerdekaan di Lapangan Manguni, Sasaran, raut wajahnya masih tampak sedih.

"Saya sudah menggangap paman saya kakak sendiri, karena tinggal serumah dengan orang tua saya, kepergiannya sangat menyakitkan," ungkap Angel, sambil menangis.

Angel sendiri merupakan siswi di SMA Negeri 3 Tondano, saat ini duduk dikelas XII. Ia tercatat sebagai salah satu siswa yang berprestasi secara akademik.

Kendati sedang berduka, Angel mengatakan tetap fokus untuk bisa tetap tampil maksimal di Upacara Kemerdekaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved