Konflik Rusia dan Ukraina

Vladimir Putin Dapat Ancaman Akan Disantet Pengikut Yahudi Kuno Jika Serang Kota Dnepr Ukraina

Pengikut Yahudi Kuno mengancam akan santet Vladimir Putin jika pasukan Rusia menyerang Kota Dnepr di Ukraina. Mereka mengklaim telah siapkan ritual.

Editor: Isvara Savitri
Net
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Pengikut Yahudi Kuno ancam akan santet Putin jika pasukan Rusia menyerang Kota Dnepr di Ukraina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konflik Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut dan belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Terbaru, Presiden Rusia, Vladimir Putin diancam akan disantet.

Ancaman tersebut dikeluarkan oleh seorang mantan pejabat Ukraina.

Putin akan disantet jika pasukan Rusia menyerang Kota Dnepr.

Bahkan beberapa pengikut Yahudi Kuno disebut sudah menyiapkan ritual yang dianggap bisa membunuh Putin secara perlahan.

Dalam sebuah wawancara pada hari Jumat dengan situs berita Novoye Vremya, Gennady Korban mengatakan dia telah mengancam akan mengutuk pemimpin Rusia itu jika dia menyerang kota itu.

“Pulsa diNura adalah prosedur yang rumit dan sulit,” katanya, seraya menambahkan bahwa ancamannya pada bulan Juli untuk mengutuk Putin “mungkin telah berkontribusi dalam beberapa hal dalam arti bahwa sejauh ini mereka belum menyerang Dnepr.”

“Saya mengetuk kayu bukan untuk membawa sial, Tuhan melarang, tapi beginilah adanya,” katanya.

Pulsa diNura, secara kasar diterjemahkan dari bahasa Aram sebagai 'cambuk api', adalah ritual yang dikaitkan dengan teks Kabbalistik lama, meskipun para sarjana percaya istilah itu tidak digunakan dalam arti kutukan yang dipanggil oleh manusia.

Ini menjadi alat politik di antara beberapa agama Yahudi di awal abad ke-20.

Baca juga: 4 Anime Genre Historical di Situs anoBoy, Subtitle Indonesia, Ada Joker Game hingga Gosick

Baca juga: Polresta Manado Sulawesi Utara Gelar Upacara HUT RI, Julianto: Ayo Kerja Keras Buat Manado Kondusif

Upacara ini dimaksudkan untuk memaksa 'malaikat penghancur' untuk tidak mengampuni dosa subjek, akhirnya membunuhnya.

Legenda urban mengklaim bahwa Pulsa diNura berhasil digunakan melawan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin, yang dibunuh oleh seorang ekstremis sayap kanan Israel pada tahun 1995.

Korban mengancam akan mengajukan ancaman mistik terhadap pemimpin Rusia pada Juli setelah serangan rudal Rusia menghantam Yuzhmash, sebuah pabrik militer buatan Soviet di Dnepr.

Ada beberapa perdebatan di media Ukraina apakah orang non-Yahudi akan menjadi target 'valid' untuk kutukan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved