Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap Ada 4 Rekening Brigadir J Diduga Dikuras Ferdy Sambo, Ini Kata Kamaruddin
Kasus tewasnya Brigadir J, pengacara ungkap dugaan rekening Brigadir J dikuras Ferdy Sambo
Lebih lanjut, Kamaruddin menuturkan bahwa uang yang dikuras dari rekening Brigadir J total sebanyak Rp200 juta. Dia pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut dugaan tersebut.
"Orang udah mati orangnya, tapi uangnya mengalir dari rekeningnya, bayangkan kejahatan-kejahatan perbankan dan itu nanti melibatkan perbankan. Dari rekening almarhum mengalir ke tersangka Rp200 juta," pungkasnya.
Dalam kasus ini, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana subsidir pembunuhan.
Keempatnya yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E (ajudan Ferdy Sambo) berperan melakukan penembakan terhadap Brigadir J.
Bripka Ricki Rizal alias RR (ajudan Ferdy Sambo) berperan turut membantu dan menyaksikan insiden penembakan Brigadir J.
Kuat Maruf alias KM (sipil; sopir istri Ferdy Sambo) juga turut dalam membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J.
Dan keempat, Irjen Ferdy Sambo alias FS (selaku Kadiv Propam Polri) selaku orang yang menyuruh melakukan penembakan Brigadir J dan menskenario kejadian-kejadian tersebut seolah-olah peristiwa tembak-menembak.
Motif Perselingkuhan, Bisnis Narkoba hingga Judi Online
Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum Brigadir J juga telah mengungkapkan beberapa motif Ferdy Sambo dkk menghabisi nyawa Brigadir J.
Yakni mulai dari Brigadir J yang membocorkan perselingkuhan Ferdy Sambo ke istrinya, Putri Candrawathi, hingga bisnis sabu hingga judi online.
"Jadi, motifnya dendam, karena diduga almarhum membocorkan perselingkuhan Ferdy Sambo dengan wanita lain, ke Ibu PC. Lalu motif kedua karena skuat lama ini merasa iri dengan Yosua, karena lebih disayang Ibu PC," kata Kamaruddin, Rabu (10/8/2022).
Kamaruddin mengaku mengetahui soal dugaan adanya motif dendam perselingkuhan Ferdy Sambo dari keterangan kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak.
Vera Simanjuntak menerima curhatan Brigadir J karena diancam akan dibunuh oleh skuat lama yang sakit hati, pada 21 Juni.
Skuat lama adalah ajudan lain Irjen Ferdy Sambo.
"Skuat lama ini mengancam almarhum karena telah membuat ibu PC sakit. Sebab, almarhum memberitahu keberadaan Ferdy Sambo dengan diduga wanita lain," kata Kamaruddin.