Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Percakapan Ferdy Sambo, Bharada E & Bripka RR Sebelum Menghabisi Brigadir J

Percakapan Ferdy Sambo, Bharada E & Bripka RR Sebelum Menghabisi Brigadir J diungkap Dedi Prasetyo selaku Kadiv Humas Mabes Polri.

Editor: Tirza Ponto
via Tribunnewsmaker
Akhirnya Terungkap Percakapan Ferdy Sambo, Bharada E & Bripka RR Sebelum Menghabisi Brigadir J 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus tewasnya Brigadir Yosua memasuki babak baru.

Sejumlah fakta baru terungkap.

Dipantau dari Youtube Indonesia Lawyers Club Irjen Pol Dedi Prasetyo selaku Kadiv Humas Mabes Polri membeberkan percakapan antara Ferdy Sambo, Bharada E dan Bripka RR sebelum menghabisi Brigadir Yosua.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan percakapan yang terjadi antara Ferdy Sambo, Bharada E & Bripka RR.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan percakapan yang terjadi antara Ferdy Sambo, Bharada E & Bripka RR. (Tangkap Layar Kompas Tv)

Baca juga: Akhirnya Terungkap Respon Pengacara Putri Sambo Usai Penyidik Hentikan Laporan Dugaan Pelecehan

Sebelumnya Ferdy Sambo telah mengakui dialah yang menjadi dalang dari kasus pembunuhan ajudannya itu.

Bharada E mengakui bahwa dia menjadi orang yang pertama menembak Brigadir Yosua atas perintah Ferdy Sambo.

Kepada tim khusus, Ferdy Sambo mengaku memiliki alasan mengapa memilih Bharada E untuk menembak mati Brigadir J.

Diakui Ferdy Sambo bukan Bharada E sosok pertama yang sebenarnya ia suruh untuk menembak Brigadir.

Namun Bripka RR-lah yang pertama kali dipilih oleh Ferdy Sambo.

Sebelum mengeksekusi Brigadir J, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Ferdy Sambo menceritakan suatu kejadian pada Bharada E & Bripka RR.

Ferdy Sambo menceritakan kepada mereka kejadian yang terjadi di Magelang yang melukai harkat dan martabat keluarga.

"Jadi kejadian di Magelang sesuai pemeriksaan yang disampaikan Dirtipidum, telah terjadi peristiwa yang membuat tersangka FS itu sangat marah".

Menurut Dedi, dari pengakuan Ferdy Sambo ia marah dan emosi karena mendengar laporan istrinya Putri Candrawathi atau PC di Magelang.

Oleh karenanya, pada saat itu juga diminta untuk segera kembali dari Magelang ke Jakarta.

Sebab Ferdy Sambo alias FS sudah lebih dulu kembali ke Jakarta dari Magelang.

Ferdy Sambo (kiri) Brigadir Yosua (tengah) Putri Candrawathi (kanan) - Rekaman CCTV saat hari kejadian tewasnya Brigadir Yosua.
Ferdy Sambo (kiri) Brigadir Yosua (tengah) Putri Candrawathi (kanan) - Rekaman CCTV saat hari kejadian tewasnya Brigadir Yosua. (Kolase Tribun Manado/ CNN Indonesia)

Baca juga: Sosok Perancang Skenario Ferdy Sambo Terungkap, Diduga Sutradara Insiden yang Menewaskan Brigadir J

Halaman
123
Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved