Sosok Tokoh

Masih Ingat Pak Tarno? Pesulap 'Bim Salabim Jadi Apa Prok-Prok-Prok, Tak Disangka Begini Nasibnya

Pak Tarno dikenal sebagai pesulap yang sering mengucapkan kalimat mantra "di bantu ya, bim salabim jadi apa, prok-prok-prok".

Kolase Tribun Manado/Istimewa/HO
Masih Ingat Pak Tarno? Pesulap 'Bim Salabim Jadi Apa Prok-Prok-Prok, Tak Disangka Begini Nasibnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat sosok Pak Tarno?

Dunia hiburan tantu sudah tidak asing lagi dengan sosok Sutarno atau yang lebih akrab disapa Pak Tarno.

Selain dikenal sebagai pesulap, pria kelahiran Losari, Jawa Tengah, 6 September 1950 ini juga merupakan seorang komedian sekaligus aktor.

Baca juga: Dianggap Hina dan Buat Job Sepi, Pesulap Merah Dilaporkan Persatuan Dukun Indonesia ke Polisi

Pesulap tradisional dengan mantra khasnya yang sempat ngetop beberapa tahun silam.

Bahkan permainan Pak Tarno sempat mendapat apresiasi di The Master, acara kompetisi sulap yang hits pada masanya.

Pak Tarno dikenal sebagai pesulap yang sering mengucapkan kalimat mantra "di bantu ya, bim salabim jadi apa, prok-prok-prok".

Penampilannya yang unik saat itu amat menarik perhatian masyarakat.

Beragam trik dan mantra khasnya dalam bermain sulap pun berhasil menghibur penonton pada saat itu.

Sehingga di ajang pencarian bakat The Master season 3, Pak Tarno dianugerahi gelar "Master of Traditional Magic" oleh Deddy Corbuzier.

Sejak saat itu, kehidupan Pak Tarno yang sempat susah perlahan menapaki jejak kesuksesan.

Usai diberi gelar "Master of Traditional Magic" oleh Deddy Corbuzier, tawaran di dunia hiburan berdatangan ke Pak Tarno.

Ia ditawari untuk membintangi dan menjadi presenter di sejumlah acara televisi.

Setelah berkarier di dunia hiburan, Pak Tarno mampu membeli mobil, tanah, dan mengelola bisnis warung internet.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved