Breaking News
Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Alasan Bharada E Cabut Kuasa Deolipa Yumara, Ternyata 3 Hal Ini Jadi Pertimbangan

Akhirnya Terungkap, Deolipa Yumara dinilai kurang profesional sebagai pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Tayang:
Youtube Tribun Manado
Akhirnya Terungkap alasan pihak keluarga Bharada E cabut kuasa Deolipa Yumara dalam kasus kematian Brigadir J. 

Pencabutan kuasa itu ia tulis dalam surat yang diketik dengan bubuhan materai dan tanda-tangan Eliezer.

“Dengan ini saya selaku pemberi kuasa menyatakan mencabut kuasa tersebut terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani,” tulis Bharada E dalam surat tersebut.

Bharada E mengatakan surat kuasa kepada Deolipa dan Boerhanuddin sudah tidak berlaku lagi. 

“Dengan pencabutan surat kuasa ini, maka surat kuasa tertanggal 8 Agustus 2022 sudah tidak berlaku dan tidak dapat dipergunakan lagi dan karenanya advokat dan konsultan hukum pada kantor Law Office Deolipa Yumara dan Burhanuddin Associates Counselor of Law tidak lagi memiliki hak dan kewenangan untuk melakukan tindakan hukum dalam hal yang sebagaimana tercantum di dalam kuasa tersebut.” Tulisnya. 

Dalam surat tersebut, Bharada E juga mengaku membuat surat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan. 

“Surat pencabutan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun," tulisnya.

Sosok Deolipa Yumara

Deolipa Yumara mendapat gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia (UI). Dia juga mendalami ilmu psikologi dan mendapat gelar sarjana psikologi dari universitas yang sama.

Ini diungkap Deolipa dalam wawancaranya di acara Tribun Corner yang tayang di YouTube Tribunnews.

Melansir Tribun Jateng, Deolipa mengawali karier sebagai pengacara sejak 1988.

Pada 2010 Deolipa resmi menjadi advokat setelah mendapat pengesahan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah DKI Jakarta.

Pengacara berambut gondrong itu diketahui terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Pengacara Indonesia pada Musyawarah Nasional ke-2 pada 2019.

Sebelum menjadi pengacara Bharada E, Deolipa sempat dikenal sebagai kuasa hukum Angel Lelga. Saat itu, awal Juni 2022, Angel Lelga menjadi korban penipuan bisnis kripto oleh seorang istri anggota kepolisian.

Selain menjadi pengacara, Deolipa juga diketahui aktif bermusik. Ia memiliki band yang beranggotakan empat 4 personel.

Deolipa menjadi kuasa hukum Bharada E terhitung sejak 6 Agustus 2022, hampir satu bulan setelah kasus penembakan Brigadir J berjalan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved