Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Alasan Bharada E Cabut Kuasa Deolipa Yumara, Ternyata 3 Hal Ini Jadi Pertimbangan

Akhirnya Terungkap, Deolipa Yumara dinilai kurang profesional sebagai pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Youtube Tribun Manado
Akhirnya Terungkap alasan pihak keluarga Bharada E cabut kuasa Deolipa Yumara dalam kasus kematian Brigadir J. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya Terungkap alasan kuasa Deolipa Yumara sebagai pengacara Bharada E dicabut pihak keluarga Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Sosok pengacara baru Bharada E, Ronny Talapessy mengungkap ada tiga hal yang jadi pertimbangan keluarga Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Diketahui, Deolipa Yumara kerap muncul di hadapan publik sejak pertama kali ditunjuk sebagai kuasa hukum Bharada E.

Sosok Deolipa Yumara diketahui menggantikan posisi Andreas Nahot Silitonga di tim kuasa hukum Bharada E dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dikutip dari Kompas TV, Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Ronny Talapessy, menjelaskan tiga alasan kliennya mencabut kuasa Deolipa Yumara sebagai kuasa hukumnya yang dahulu.

Pertama, Ronny mengatakan bahwa kuasa hukum Bharada E sebelumnya, Deolipa Yumara, terlalu sibuk 'manggung' daripada mengurus kliennya.

"Bharada E ini merasa bahwa lawyer-nya ini (Deolipa) tidak maksimal mendampingi dia, karena sejak hari pertama tanda tangan kuasa, bukan mempelajari kasus ini tetapi lawyer lama ini malah turun press conference (konferensi pers)," kata Ronny ketika dihubungi KOMPAS.TV, Minggu (14/8/2022).

Deolipa Yumara Tuntut Negara 15 Triliun Usai Diganti Sepihak dari Pengacara Bharada E.
Deolipa Yumara Tuntut Negara 15 Triliun Usai Diganti Sepihak dari Pengacara Bharada E. (Youtube Metrotvnews)

Kedua, Ronny mengungkapkan, Deolipa membocorkan beberapa rahasia Bharada E kepada media, sehingga membuat Bharada E merasa tidak nyaman.

"Ada beberapa hal mengenai kerahasiaan antara klien dan pengacara, itu dibocorkan ke media, ke publik. Itu Bharada E tidak merasa nyaman," jelas Ronny.

Ketiga, orangtua Bharada E ingin anaknya didampingi kuasa hukum yang profesional.

"Ketiga, keluarga, orangtua (Bharada E -red), mau lawyer yang profesional yang mendampingi Bharada E, karena mengingat ancaman hukumannya ini tinggi," ungkapnya.

Menurut Ronny, Bharada E mengungkapkan ketidaknyamanan atas pengacara sebelumnya, yakni Deolipa, kepada orang tuanya.

Oleh karena itu, orang tua Bharada E meminta Ronny menggantikan Deolipa sebagai kuasa hukum Bharada E.

"Karena merasa lawyer-nya ini (Deolipa) tidak profesional. Ini pernyataan Bharada E ya," imbuh Ronny, dikutip dari artikel berjudul Pengacara Bharada E Ronny Talapessy Sebut Kliennya Cabut Kuasa Deolipa Yumara karena 3 Hal Ini yang tayang di Kompas.TV.

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy menyebutkan ada 3 alasan akhirnya Bharada E menembak Brigadir J.
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E. Pengacara Bharada E, Ronny Talapessy menyebutkan ada 3 alasan akhirnya Bharada E menembak Brigadir J. (TRIBUNNEWS.com IRWAN RISMAWAN/ISTIMEWA)

Sebelumnya seperti diberitakan KOMPAS.TV, Bharada E mencabut kuasa Deolipa Yumara dan Boerhanuddin sebagai pengacaranya pada 10 Agustus 2022.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved