Konflik Rusia dan Ukraina
Pangkalan Udara Rusia di Krimea Meledak, Ukraina Bantah Bertanggung Jawab
Pangkalan udara Rusia di Krimea terkena ledakan dahsyat. Ledakan tersebut membuat orang-orang yang tengah berjemur di pantai melarikan diri.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pangkalan udara Rusia di Krimea terkena ledakan dahsyat.
Ledakan tersebut menyebabkan satu orang tewas dan beberapa orang terluka.
Sebuah amunisi disebut meledak di pangkalan Saki.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
Namun, Ukraina membantah ledakan tersebut merupakan perbuatan mereka.
Video yang diposting ke media sosial menunjukkan orang-orang yang berjemur melarikan diri dari pantai terdekat saat awan asap besar dari ledakan membubung di cakrawala.
Baca juga: China Lanjutkan Latihan Militer Meski Sudah Satu Minggu, Tak Akan Toleransi Separatisme di Taiwan
Baca juga: Ingat Rusunami? Proyek Rusun Era SBY yang Mangkrak, Kini Jadi Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2
Markas Armada Laut Hitam Rusia di pelabuhan Sevastopol, Krimea, dilanda ledakan skala kecil yang dikirim oleh pesawat tak berawak darurat bulan lalu dalam serangan yang dipersalahkan pada penyabot Ukraina.
Kepala Krimea Sergei Aksyonov mengatakan ambulans dan helikopter medis dikirim ke pangkalan udara Saki dan daerah itu ditutup.

Satu orang tewas, menurut pemimpin regional Krimea, Sergei Aksyonov.
Pihak berwenang sebelumnya melaporkan bahwa lima orang terluka, dengan salah satu dari mereka dirawat di rumah sakit dan yang lainnya dirawat karena luka dari pecahan kaca dan dibebaskan.
Baca juga: Kapolres Bolsel Sulawesi Utara Hadiri Acara Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih
Baca juga: Wisata Manado - Desa Budo, Tawarkan Pemandangan Alam Bawah Laut Memukau
Para pejabat di Moskow telah lama memperingatkan Ukraina bahwa setiap serangan terhadap Krimea akan memicu pembalasan besar-besaran, termasuk serangan terhadap pusat pengambilan keputusan di Kyiv.(*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Terjadi Ledakan di Lapangan Terbang Militer Rusia di Krimea.