Talaud Sulawesi Utara

Diterjang Gelombang Saat Melaut, 2 Nelayan Asal Sangihe Terdampar di Wilayah Perairan Talaud

Sempat terombang ambing di tengah lautan bebas, dua nelayan asal Sangihe ditemukan di Perairan Talaud Sulawesi Utara

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Chintya Rantung
Ist
Dua nelayan asal Sangihe ditemukan di Perairan Talaud Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Sempat terombang ambing di tengah lautan bebas, dua nelayan asal Sangihe ditemukan di Perairan Talaud Sulawesi Utara, Senin (8/8/2022) kemarin.

Kedua nelayan tersebut bernama AD Alias Adjo Makaminan (67) Tahun dan JF Alias Jufri Makaminan (22).

Warga desa Nusa, Kecamatan Nusa Tabukan Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara.

Kapolsek Lirung AKP Ferry Padama saat dikonfirmasi Tribun Manado Rabu (10/8/2022) membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Kedua nelayan saat ini berada di rumah warga dan rencanannya akan dilakukan proses pemulangan ke tempat asal mereka," ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, awalnya kedua korban mencari ikan sejak hari minggu, tanggal 7 Agustus 2022, sekitar pukul. 04.00 wita (subuh). Keluar dari pelabuhan Nipa dan langsung menuju ke Rakit, kemudian mereka berdua langsung mengikat tali di Rakit.

"Belum sempat mendapatkan hasil, tiba-tiba kondisi laut berubah menjadi gelap diikuti angin kencang dan gelombang tinggi.

Karena tidak dilengkapi alat navigasi perahu kedua nelayan hanyut tanpa arah tujuan dan akhirnya keduanya ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Talaud tepat di depan Pulau Salibabu.

Setelah itu dievakuasi warga dan rencananya akan dibawah ke tempat asal mereka yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe," kata kapolsek. (Iv)

Baca juga: Profil Salah Satu Pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin, Beberapa Kali Tangani Kasus Penting

Baca juga: Fakta Mengejutkan Kamaruddin Simanjuntak Tahu Motif Brigadir J Dibunuh, Singgung Informasi Kejahatan

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved