Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Seruan Save Bharada E Bergema di Sulawesi Utara, Netizen: 'Semangat Icat, Doa Kami Bersamamu'

Setelah Bharada E menguak pengakuannya terkait kasus Brigadir J, kini seruan save Bharada E bergema di Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Tirza Ponto
Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi.
Seruan save Bharada E di posting oleh akun Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bharada E kini mengajukan Justice Collaborator ke LPSK melalui pengacaranya.

Sejumlah masyarakat mendukung keberanian Bharada E yang akan mengungkap apa sebenarnya yang terjadi di balik kasus tewasnya Brigadir Yosua.

Kini keamanan Bharada E diminta diperketat oleh Mahfud MD.

Dukungan mengalir dari berbagai pihak, termasuk di provinsi asalnya Sulawesi Utara.

Terungkap melalui media sosial facebook.

Seruan save Bharada E di posting oleh akun Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi.

Seruan save Bharada E di posting oleh akun Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi.
Seruan save Bharada E di posting oleh akun Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi. (Facebook Screenshoot of anything north Sulawesi.)

Baca juga: Update Terbaru: Komnas HAM Telah Selesai Periksa Tersangka Brigadir RR, Siapa Tersangka Berikutnya?

"Jangan biarkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu sendiri. Torang tetap dukung Polri untuk mengungkap kasus tewasnya Brigadir J.

Saat ini yang utama adalah berikan perlindungan untuk seorang JUSTICE COLLABORATOR agar bisa mengungkap fakta-fakta sebenarnya demi tegakknya keadilan. Ayo Sulut !," kata dia.

Seruan tersebut disambut hangat Netizen.

Umumnya yakin Bharada E tak bersalah dan hanya jadi tumbal persekongkolan jahat.

Seorang rekan panjat tebing Bharada E bernama depan A yakin Bharada E hanya tumbal.

"Dia anaknya baik dan sangat bertanggung jawab, tak mungkin dia demikian," katanya.

Ungkap dia, Bharada E sosok yang sopan. Tak merokok, tak hobi miras serta kerap aktif dalam kegiatan sosial.

Ia mengaku mendoakan rekannya itu.

"Saya yakin segalanya akan terungkap, Ichad (panggilan akrab Bharada E) tak bersalah," ujar dia.

Perlahan sosok Bharada E mulai terkuak.

Anggota polisi yang telah jadi tersangka pembunuhan Brigadir J ini ternyata dulunya nyaris jadi atlet panjat tebing.

"Ia termasuk yang luar biasa," kata seseorang yang mengenal Bharada E ini.

Sebut dia, Bharada E banyak mengikuti kompetisi panjat tebing.

Dikatakannya, pribadi Bharada E memang cocok dengan olahraga panjat tebing. Dirinya bernyali.

Rumah Bharada E di Kota Manado Sulawesi Utara.
Rumah Bharada E di Kota Manado Sulawesi Utara. (Kolase Tribun Manado/Nielton Durado/istimewa)

Baca juga: Di Samping Jasad Brigadir J, Bharada E Lihat Irjen Ferdy Sambo Pegang Pistol, Ini Kata Kuasa Hukum

"Dia itu orangnya baik, tapi juga cap mau, jika ada yang mau cari perkara ia maju," kata dia.

Eliezer, panggilan mereka terhadap Bharada E, masuk Polisi setelah berkiprah di dunia panjat tebing.

Setelah itu mereka jarang berhubungan.

"Tahu tahu ia viral dalam kasus pembunuhan, kami terkejut ia muncul," kata dia.

Keterangan seorang rekan Bharada E yang enggan disebut namanya ini, Bharada E aktif di olahraga panjat tebing.

"Dia sangat aktif," kata dia.

Bahkan, kata dia, Bharada E terhitung handal. Dia kerap terlibat dalam sejumlah lomba.

Alasan Bharada E Mau Mengungkap Fakta

Kuasa Hukum Bharada E, Deolipa Yumara mengungkapkan alasan Bharada E mau menguak fakta tewasnya Brigadir Yosua.

Pria yang akrab disapa Olip ini meyakini bahwa apa yang dilakukan Bhadara E itu berdasarkan hati nuraninya.

Dia pun merasa bersalah kepada Tuhan jika terus menutupi kebohongan para atasannya.

"Jadi kan apakah ini dari hati nurani atau rekayasanya ketahuan begitu.

Setelah saya berbicara banyak dengan Bharada E, Ini hati nurani, yaitu dia merasa bersalah kepada Tuhannya.

Sehingga timbul, ya sudahlah saya pasrah, saya kemudian membuka ini semua yang ada, yang terjadi, sehingga semuanya menjadi baik," jelas Deolipa Yumara.

Tak hanya itu, Deolipa Yumara juga mengatakan bahwa Bhadara E bahkan sudah meminta maaf kepada keluarga Brigadir J.

"Ada satu posisi di mana dia meminta maaf kepada keluarga, kepada korban, kepada keluarga korban, kepada masyarakata, bahkan kepada institusi Polri.

Kalaupun sama presiden bisa, dia mau juga minta maaf," kata dia.

Ia pun kembali menegaskan bahwa keputusan Bharada E untuk buka suara ini adalah murni karena rasa bersalah.

"Jadi lebih ke hati nurani, karena rasa bersalah dia di hadapan Tuhan," tutupnya

(Arthur_Rompis)

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id 

https://manado.tribunnews.com/2022/08/08/save-bharada-e-menggema-di-sulawesi-utara-rekan-rekan-panjat-tebing-panjatkan-doa?page=all

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved