Brigadir J Tewas
Akhirnya Terungkap soal HP dan Pakaian Terakhir Brigadir J Minta Dikembalikan, Begini Respon Polri
Akhirnya terungkap Pakaian dan HP Brigadir J diminta kuasa hukum Kamaruddin Simanjuntak
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
Diketahui kasus tersebut masih dalam penyelidikan karena banyaknya kejanggalan.
Terkait hal tersebut dari pihak Kuasa Hukum keluarga Brigadir J menanyakan soal pakaian terakhir Brigadir J.
Baca juga: Sosok Aji Firmanto, Artis Tiktok yang Meninggal Dalam Kecelakaan, Hobi Buat Konten Tentang Motor
Baca juga: Akhirnya Terungkap Bareskrim Tangani soal Pelecehan Brigadir J ke Ibu Putri, Disebut Pengalihan Isu
Baca juga: Akhirnya Terungkap Bukti Skuat Lama Iri Pada Brigadir J, Kamaruddin: Berprestasi dan Disayang
Polri merespon pertanyaan dari pihak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mengenai keberadaan pakaian terakhir yang dipakai kliennya saat tewas di Rumah Dinas Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo.
Pihak kuasa hukum juga mempertanyakan 3 buah handphone (HP) milik dari Brigadir J yang hingga kini belum diketahui keberadaanya.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menerangkan saat ini pakaian terakhir Brigadir J sebelum tewas hingga handphonenya sudah berada di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
"Sudah ada di Labfor (laboratotiun forensik) Polri," kata Dedi saat dihubungi, Rabu (3/8/2022).
Di sisi lain, Dedi juga menanggapi soal klaim dari pihak Brigadir J yang menyebut penyidik tim khusus (timsus) Polri yang terlihat tertutup untuk membeberkan pengungkapan kasus tersebut.
Penyidik, hanya meminta pihak Brigadir J untuk bersurat kepada Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto terkait penanganan kasusnya.
"Nanti kan dibuka di persidangan pengadilan negeri," tutur Dedi Prasetyo.
Foto : Pengacara Kamaruddin Simanjuntak serta Johnson Panjaitan bersama tim kuasa hukum keluarga Brigadir J. (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)
Kuasa Hukum Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan alasan ngotot mempertanyakan keberadaan pakaian terakhir yang dipakai kliennya saat tewas di Rumah Irjen Ferdy Sambo.
Menurut Kamaruddin, pakaian terakhir Brigadir J itu bisa menjadi petunjuk perihal kematiannya.
Salah satu diantaranya adalah mengenai bercak darah hingga bekas luka tembakan.