Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Istri Ferdy Sambo Saksi Kunci Kasus Dugaan Pelecehan, Ini Kata Komnas HAM

Komnas HAM masih menyelidiki kasus baku tembak yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo hingga menewaskan Brigadir J.

Kolase Istimewa
Brigadir J dan istri Irjen Ferdy Sambo Putri Candrawathi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap, Komnas HAM mengatakan istri Ferdy Sambo , Putri Candrawathi merupakan saksi kunci terkait kasus tewasnya Brigadir J dan kasus dugaan pelecehan yang menimpanya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menjelaskan bahwa nantinya keterangan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sangat krusial atau penting.

Hal ini karena istri Ferdy Sambo akan menjawab apakah ada baku tembak dan pelecehan dalam kasus Brigadir J tewas.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Fakta Terbaru Kematian Brigadir J, Diduga Squad Lama Iri hingga Ancam Dibunuh

Baca juga: Akhirya Terungkap Reaksi Tiga Orang Squad Lama Usai Tahu Brigadir J Menangis, Posisinya di Magelang

Baca juga: Baru Terungkap, Daftar Nama & Pangkat 8 Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Ada Pelaku & Saksi Mata Penembakan

Foto: Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir Josua Hutabarat (Tstimewa/Tribunnews)

Diketahui, Brigadir J tewas diduga ditembak oleh sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas (rudis) Kadiv Propam Polri non-aktif Irjen Ferdy Sambo pada Jumat 8 Juli 2022.

Komnas HAM masih menyelidiki kasus baku tembak yang terjadi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo hingga menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Komnas HAM menilai satu hal yang diselidiki ialah dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

"Seluruh peristiwa ini titik krusialnya, tumpunya ada di Bu Putri (yang bisa) menjawab apakah (ada) tembak-menembak, siapa yang melakukannya, pelecehan seksual ini benar ada atau tidak,” kata Ahmad Taufan Damanik di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (2/8).

Memang saat kejadian itu ada dua ajudan Ferdy Sambo di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), yakni Bripka Ricky dan Bharada E.

Namun keduanya tak menyaksikan peristiwa itu secara utuh.

Ahmad Taufan Damanik menyebut Ricky ada di kediaman Sambo saat itu.

Namun Ricky hanya menyaksikan sebagian peristiwa.

"Ricky sendiri itu hanya menyaksikan sebagian.

Tidak menyaksikan secara keseluruhan," kata Ahmad Taufan Damanik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved