Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Baru Terungkap, Daftar Nama & Pangkat 8 Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Ada Pelaku & Saksi Mata Penembakan

Berikut daftar nama dan pangkat 8 ajudan Irjen Ferdy Sambo, diantaranya ada saksi mata penembakan Brigadir J yaitu Bripka Ricky.

Tayang:
Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ Dok. Handout
Baru Terungkap, Daftar Nama & Pangkat 8 Ajudan Irjen Ferdy Sambo, Ada Pelaku & Saksi Mata Penembakan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penembakan yang melibatkan dua ajudan Irjen Ferdy Sambo yaitu Brigadir Yosua alias Brigadir J dan Bharada E yang masih menyita perhatian publik.

Awal terkuaknya insiden penembakan Brigadir Yosua beredar di media-media foto Irjen Ferdy Sambo bersama para ajudannya.

Dalam foto terlihat jumlah ajudan Irjen Ferdy Sambo ada delapan orang termasuk almarhum Brigadir Yosua.

Irjen Ferdy Sambo dan kedelapan ajudannya.
Irjen Ferdy Sambo dan kedelapan ajudannya. (Dok. Handout via Herald.id)

Baca juga: Sosok Bripka Ricky, Saksi Mata Penting Kejadian Penembakan Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Dalam artikel ini akan membahas daftar nama dan pangkat kedelapan ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Para ajudan memiliki peran masing-masing dalam setiap tugas sang jenderal itu.

Pada saat kejadian menurut kesaksian Bharada E kepada Komnas HAM, setidaknya ada empat orang di dalam rumah dinas itu saat penembakan terjadi yaitu Putri Putri Candrawathi (istri Ferdy Sambo), Bharada E, Brigadir J, dan Bripka Ricky.

Hingga Selasa 2 Agustus 2022, belum ada yang ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Kasus meninggalnya Brigadir J sudah ditangani oleh Tim Khusus bentukan Kapolri.

Seluruh ajudan Ferdy Sambo sudah menjalani pemeriksaan di polisi atau pun di Komnas HAM.

Namun, terbaru Bripka Lukas Ricky, salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo telah mendatangi Kantor Komnas HAM.

Ia diduga menjadi saksi kunci dari kematian Brigadir J pada 8 Juli 2022 di Rumah Dinas Jakarta Selatan.

Brigadir J tewas dengan mengenaskan.

Persitiwa ini tampaknya semakin pelik. Polisi telah melakukan autopsi ulang atas permintaan keluarga Brigadir J melalui kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak.

Sementara pengacara keluarga Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis tetap berpatokan bahwa Brigadir J melakukan pelecehan terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di dalam kamar.

Dan, Andreas Nahot Silitonga sebagai pengacara Bharada E meminta Kamaruddin Simanjuntak jangan terus beropini dan berspekulasi.

Sumber: TribunMedan.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved