Internasional

Ditemukan di Rumah Persembunyian di Kabul, Kronologi Tewasnya Pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri

Pemimpin Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri tewas akibat serangan pesawat tak berawak. Sebelumnya ia ditemukan di rumah persembunyian di Kabul, Afghanistan.

Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/New York Post
Pemimpin Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri. Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan tewasnya pemimpin Al Qaeda Ayman Azawahiri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemimpin Al Qaeda, Ayman Al Zawahiri, tewas diserang pesawat tak berawak.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, Senin (1/8/2022).

Serangan terhadap Ayman Al Zawahiri dilakukan oleh Badan Intelijen Pusat (CIA).

Ayman Al Zawahiri sendiri sudah dicari selama bertahun-tahun sejak kepemimpinan George W Bush.

Biden mengaku lega pencarian pihaknya akhirnya membuahkan hasil.

Pada awal 2022, Al Zawahiri diketahui tengah bersembunyi di Kabul, Afghanistan, bersatu dengan anggota keluarga dekatnya.

"Setelah tanpa henti mencari Zawahiri selama bertahun-tahun di bawah Presiden Bush, Obama, dan Trump, komunitas intelijen kami menemukan Zawahiri awal tahun ini," kata Biden dalam sambutan singkatnya dari balkon Gedung Putih, dikutip dari CBS News.

Pemerintah AS memiliki banyak sumber independen yang mengonfirmasi keberadaan Al Zawahiri di sebuah rumah persembunyian, kata pejabat senior pemerintahan pada wartawan melalui telepon, Senin malam.

Temuan itu merupakan hasil kerja keras yang hati-hati, sabar, dan gigih, oleh para pejabat kontraterorisme selama bertahun-tahun.

Biden mengatakan, setelah ia mempertimbangkan "bukti yang jelas dan meyakinkan" tentang lokasi Al Zawahiri, ia "mengizinkan serangan presisi yang akan membinasakannya (Al Zawahiri) dari medan perang untuk selamanya."

Baca juga: Nasib Bripka Ricky Saksi Mata Penting Terkait Penembakan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam

Baca juga: Sosok Mima Shafa Anak Artis Mona Ratuliu, Disorot Saat Curhat Lawan Penyakit Mental, Tuai Dukungan

Ia memberikan persetujuan terakhirnya untuk "menjemput Al Zawahiri" satu minggu lalu.

Al Zawahiri akhirnya tewas oleh pesawat tak berawak pada Sabtu (30/7/2022) pukul 21.48 waktu setempat, saat ia berada di balkon rumah persembunyian, sementara anggota keluarga lainnya berada di ruangan berbeda.

"Tidak ada anggota keluarganya yang terluka dan tidak ada korban sipil," kata Biden.

Pemerintah AS memiliki tingkat keyakinan yang tinggi bahwa tidak ada orang lain yang tewas dalam serangan itu, menurut pejabat senior pemerintah.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved