Viral Medsos
VIRAL Cewek Manado Diduga Alami Pelecehan dari Driver Online, Sang Sopir Minta Diurut
Video yang diunggah pertama kali oleh akun IG @Ebbytuelaa memperlihatkan seorang wanita tengah merekam aksi tak pantas dari driver online tersebut.
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Heboh di media sosial sebuah video yang diduga tindakan pelecehan seksual driver online terhadap seorang penumpang.
Video yang diunggah pertama kali oleh akun IG @Ebbytuelaa memperlihatkan seorang wanita tengah merekam aksi tak pantas dari driver online tersebut.
Dalam video tersebut terlihat wanita yang mengenakan rok pendek merasa risih dengan perilaku pria tersebut.
Baca juga: 3 Oknum Guru SMK di Provinsi Sulawesi Utara Dipecat, 2 di Antaranya Kasus Dugaan Pelecehan
Pria tersebut tampak mengulurkan tangannya ke arah wanita tersebut yang tengah duduk di kursi bagian tengah kendaraan.
Bahkan pria tersebut tak segan-segan menyentuh hingga beberapa kali ditepis oleh wanita tersebut.
"Na pe tangan pe lembut (Lembut sekali tangan anda), Ucap sang driver.
Namun karena merasa hal itu tak pantas, sang wanita langsung menepisnya.
"Nimau, mar jang bagitu dang" (Tak Mau, tapi jangan seperti itu), Kata penumpang tersebut.
Tak hanya itu, sang driver tersebut bahkan menyinggung soal aktifitas mengurut.
Tak segan ia juga mengajak untuk melakukan hal yang tak pantas.
Bahkan ia berkata ingin mencari tempat untuk menghentikan kendaraannya.
Namun hal itu tak disetujui oleh sang wanita.
Hingga berita ini diturunkan, Tribunmanado.co.id tengah menghimpun informasi dan update terkait hal tersebut ke pihak berwajib.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Kondisi Psikologis Bharada E, Tenang dan Beri Penjelasan Jelas Soal Brigadir J
3 Oknum Guru SMK di Provinsi Sulawesi Utara Dipecat, 2 di Antaranya Kasus Dugaan Pelecehan
Sebelumnya heboh juga kasus di Provinsi Sulawesi Utara Oknum Guru dipecat terkait kasus Dugaan Pelecehan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengambil tindakan tegas terhadap 3 oknum pendidik di SMA/SMK
3 oknum tersebut yakni 2 berstatus Kepala Sekolah dan seorang lagi seorang Wakil Kepala Sekolah.
3 Oknum itu dilengserkan dari jabatan akibat pelanggaran serius.
2 di antaranya sempat viral diduga melakukan pelecehan seksual.
“Yang viral-viral (pelecehan seksual) langsung diganti, tidak ada argumen lagi.
Sudah di BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sudah mengaku, tidak tunggu lama, perintah Pak Gubernur ganti,” ujarnya di Lobi Kantor Gubernur Sulut, Jalan 17 Agustus, Kota Manado, Rabu (27/7/2022).
Tanpa menunggu proses hukum pidana, Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengatakan, langkah secara internal Pemprov Sulut sudah dilakukan tegas
“Kalau ada pidana dari korbannya silahkan lanjut,” kata Mantan Ketua DPRD Sulut
Sorotan warganet soal tindakan tegas terhadap oknum pendidik tersebut pun sudah ditindaklanjuti
“Langsung ditindaklanjuti Pak Gubernur,” ujarnya.
Tegas tindakan diambil karena tidak ada tempat di dunia pendidikan untuk perilaku tidak bermoral seperti itu.
Sebelumnya dunia pendidikan Provinsi Sulawesi Utara tercoreng.
Pasalnya berturut-turut terungkap dugaan pelecehan seksual di lingkungan sekolah.
Terlapor dua oknum guru di dua kasus berbeda, menjabat kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah
Sekadar informasi, sebelumnya Wakil kepala sekolah inisial HT di salah satu SMK di Kota Manado dilaporkan ke polisi atas dugaan pelecehan seksual.
HT diduga mencabuli guru honorer di sekolah yang dipimpinnya.
Kasus yang lain, seorang siswi SMK di Manado juga melaporkan oknum kepala sekolah atas dugaan kasus pelecehan seksual. (ryo)
(Tribunmanado.co.id/Gry)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Heboh-di-media-sosial-sebuah-video-yang-diduga-tindakan-pelecehan-seksual-seorang-driver-online.jpg)