Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Momen Terakhir Brigadir J Sebelum Tewas, Lakukan Ini Bersama Para Ajudan Ferdy Sambo Saat Bertugas

Sejumlah ajudan mengatakan masih tertawa-tawa di sela tugas mengawal Irjen Ferdy Sambo sebelum hari kematian Brigadir J

Editor: Finneke Wolajan
Kolase HO/Kompas.com
Komisioner bidang pemantauan dan penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam, saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai memeriksa tim forensik Polri yang mengautopsi jasad Brigadir J, polisi yang tewas ditembak di rumah Kadivpropam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, 8 Juli 2022 lalu, Senin (25/7/2022). Komnas HAM dan Ferdy Sambo bersama ajudan 

Pelaksanaan autopsi ulang ini melibatkan dokter forensik dari yang ditunjuk oleh Polri dan juga tim independen.

Di antara dokter forensik tersebut ada yang berasal dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia, dan juga dari Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat.

Lalu siapa Ibu Putri yang dimaksud?

Berdasarkan penjelasan awal polisi, Brigadir J diduga tewas usai  baku tembak dengan Bharada E di rumah irjen Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022.

Menurut polisi, baku tembak itu dipicu oleh Brigadir J yang melakukan pelecehan dan pengancaman berupa penondongan senjata ke kepala istri Irjen Ferdy Sambo bernama Putri Candrawathi.

Akibat baku tembak itu, Brigadir J pun meninggal dunia.

Autopsi Ulang


Potret Makam Brigadir J Saat Proses Ekshumasi pada Rabu, (27/7/2022) (TribunJambi)

Proses autopsi ulang jenazah Brigadir J ini atas permintaan pihak keluarga melalui kuasa hukum.

Hal ini berdasarkan hasil pengamatan pihak keluarga yang melihat ada kejanggalan luka pada jenazah Brigadir J.

Brigadir J dikabarkan tewas akibat luka tembak saat berada di kediaman Kadiv Propam non-aktif Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022) lalu.

Namun, pihak keluarga melihat kondisi jenazah Brigadir J tidak wajar.

Mulai dari luka sayatan di bagian muka dan kepala, kondisi jari yang retak hingga memar dibagian dada.

Untuk itu, autopsi ulang digelar di RSUD Sungai Bahar, dekat lokasi makam Brigadir J.

Berdasarkan pantauan Tribunnews.com  sekitar pukul 07.20 WIB, rombongan mobil yang membawa tim dokter tersebut tiba di halaman RSUD Sungai Bahar.

Turun dari mobil, para dokter pun terlihat bersiap membawa sejumlah perlengkapan mereka.

Tim DVI Polri yang telah berada di lokasi turut membantu rombongan tim dokter PDFI membawa sejumlah perlengkapan.

Ada tiga buah box kontak yang diturunkan dari mobil.

Dua kotak berwarna hitam dan satu box berwarna transparan.

Direktur RSUD Sungai Bahar Aang Hambali pun turut menyambut kedatangan tim dokter tersebut.

Aang pun membawa romobongan dokter masuk ke dalam ruang RSUD.

Menurut rencana, proses autopsi akan dilakukan usai dilakukan pembongkaran jenazah Brigadir J.

Artikel ini tayang di Kompas.TV dan TribunJambi.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved