Tribun Podcast
Jejaring Mafia Tanah Hingga ke Penegak Hukum
Hal tersebut muncul pada perbincangan dalam podcast Tribun Manado dengan pembicara Andreas Sabawa, Peneliti Rumah Nusantara.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
Mafia tanah nyata. Bisa ada di mana saja.
Korbannya bisa siapa saja.
Salah satu korbannya adalah J Lapian.
Kios di lahannya di Ring Road Kelurahan Paal Dua digusur. Ia terima.
Namun ia keberatan dengan mafia tanah.
Kepada tribunmanado dirinya mengaku tengah bersitegang dengan mafia tanah.
"Saya tengah memperjuangkan hak saya," ujarnya Rabu (20/7/2022).
Dikatakan Lapian, tanahnya berukuran hampir 200 an hektare di wilayah ring road.
Banyak yang dicaplok terduga mafia tanah.
"Jadi mereka sembarang beli dari penggarap, tidak pusing tanah itu sah atau tidak, untuk mensahkannya mereka menggunakan kekuatan pengaruh mereka," kata dia.
Tapi Lapian tak keder. Meski tidak punya modal banyak dan kekuasaan, ia melawan. Hasilnya menang di pengadilan untuk beberapa bagian tanah.
"Saat ini tinggal nantikan di pengadilan tinggi," kata dia.
Dirinya berjuang karena bakul yakin hukum masih ada di negara ini. Dan pemerintah sudah menjanjikan bakal menindak mafia tanah.
Tentang Manado
Kota Manado berbatasan dengan Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara.
Kota Manado memiliki 11 kecamatan serta 87 kelurahan dan desa, luas wilayah Kota Manado 157,27 km².
Wilayah perairan Kota Manado meliputi Pulau Bunaken, Pulau Siladen dan Pulau Manado Tua.
Saat ini Kota Manado dipimpin oleh Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang. (Art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andreas-sabawa-peneliti-rumah-nusantara-foto.jpg)