Tribun Podcast
Jejaring Mafia Tanah Hingga ke Penegak Hukum
Hal tersebut muncul pada perbincangan dalam podcast Tribun Manado dengan pembicara Andreas Sabawa, Peneliti Rumah Nusantara.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulit melawan mafia tanah. Terlalu kuat.
Bak membentuk tembok tebal. Yang melawan akan kepayahan.
Hal tersebut muncul pada perbincangan dalam podcast Tribun Manado dengan pembicara Andreas Sabawa, Peneliti Rumah Nusantara.
Dialog dipandu wartawan senior Aswin Lumintang.
Andreas menengarai mafia tanah berbentuk sindikat yang melibatkan berbagai unsur kekuasaan.
"Ada broker, petugas, penegak hukum hingga pengusaha," katanya.
Gabungan kekuasaan tersebut membuat mafia tanah berkuasa mengatur segala sesuatu, termasuk melakukan akrobat hukum. Ia setuju dengan inisiatif Presiden Jokowi membentuk tim khusus.
"Harus ada tim khusus untuk melawan para mafia tanah ini," katanya
Dikatakan Andreas, tanah menjadi penyebab sulitnya investasi di Indonesia.
Ini berbeda dengan di negara tetangga macam Vietnam dimana investasi sangat mudah.
"Ini karena tanah, sering bangunan sudah didirikan investor tapi ternyata tanahnya bermasalah," kata dia.
Ia menuturkan, tanah mahal gara - gara dimainkan mafia tanah.
Dia mengungkap motifnya.
"Biasanya para mafia ini sudah tahu tanah mana yang akan diincar investor lalu dengan berbagai cara merampas tanah itu," katanya.
Masyarakat Lawan Mafia Tanah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andreas-sabawa-peneliti-rumah-nusantara-foto.jpg)