Minahasa Sulawesi Utara

Aniaya Juri, Pelatih Karate DAN 3 Tidak Berkutik Ditangkap Resmob Minahasa Sulawesi Utara

Pelatih Karate DAN 3 Tidak Berkutik Ditangkap Resmob Minahasa Sulawesi Utara. Penyebabnya lantaran menganiaya juri dalam perlombaan karate.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
HO
Pelatih Karate DAN 3 inisial SS alias Soni (49) tak berkutik saat ditangkap Resmob Polres Minahasa, Sulawesi Utara, pada Rabu (27/7/2022). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelatih Karate DAN 3 inisial SS alias Soni (49) tak berkutik saat ditangkap Resmob Polres Minahasa, pada Rabu (27/7/2022).

Pasalnya, pelaku SS melakukan tindakan penganiayaan terhadap salah satu Dewan Juri pertandingan Kajati Karate Cup III.

Di mana kegiatan ini berlangsung di Gedung Wale Ne Tou Minahasa Sulawesi Utara pada acara penutupan kegiatan, Minggu (24/7/2022).

Pelaku pun diamankan Unit Resmob Polres Minahasa di rumahnya, Kelurahan Rinegetan, Kecamatan Tondano Barat, sekitar Pukul 13.30 Wita. 

Menurut Kanit Resmob Aiptu Rony Wentuk kronologi kejadian, saat itu pelaku Soni bersama anak buahnya tidak puas atas hasil yang didapat dalam pertandingan itu. 

Sehingga selesai acara, pelaku langsung menganiaya korban Fanly Pongulu (36).

"Fanly Pongulu tak lain adalah Juri pertandingan itu di luar gedung Wale Ne Tou Tondano," jelas Wentuk kepada Tribunmanado.co.id, saat ditemui di Mako Polres Minahasa, Rabu (27/7/2022)

Lanjut, Kanit Resmob, tak terima dianiaya, korban pun akhirnya melaporkan pelaku ke Polres Minahasa. 

Atas laporan tersebut, pihak Resmob pun melakukan pengumpulan bukti-bukti dan saksi.

"Kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku," beber Wentuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved