Kecelakaan Maut
Identitas 9 Penumpang yang Tewas dalam Kecelakaan Odong-odong di Serang, Dua Korban Masih Balita
Sembilan orang meninggal Kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api, sementara 11 penumpang odong-odong lainnya mengalami luka.
7. Azzizatul Atiah 2 tahun
8. Ismawati 8 tahun
9. Amanda 2 tahun.
Seluruh korban meninggal merupakan warga Kampung Cibetik, Serang.
Ketua RT Kampung Cibetik, Mansur mengatakan, kerluarga berharap agar seluruh jenazah dapat dipulangkan malam ini untuk dimakamkan.
"Kami berharap hari ini semua jenazah bisa dibawa pulang ke rumah untuk dimakamkan," kata Mansur, saat ditemui di depan RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Serang, Selasa, dikutip dari Antara.
Seorang Ibu Penumpang Odong-odong Maut di Serang Tewas Sambil Peluk Erat Anaknya

Salah satu saksi mata, Hari (40) menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi pada pukul 11.00 WIB itu.
Saat itu, ada dua odong-odong yang melintasi rela dengan penuh penumpang.
Odong-odong pertama berhasil melewati rel.
Sementara kendaraan kedua tidak sempat melintas karena sempat berhenti di tengah pelintasan hingga kereta yang melintas menghantam bagian belakang kendaraan tersebut.
"Mobil odong-odong kedua itu udah ragu, tapi maksain. Padahal itu klakson kereta sudah bunyi dari jauh," kata Hari kepada Kompas.com di lokasi.
Saat mengetahui odong-odong memaksa melintas, Hari langsung lari sambil berteriak dari lapak jualannya untuk memberitahukan kepada sopir odong-odong.
"Saya udah teriak, 'Ada kereta, Awas!', sambil lari ke arah rel. Tapi keburu kereta lewat," ucap Hari.
Saat odong-odong akan ditabrak kereta api lokal dari arah Merak menuju Rangkasbitung itu, terdengar suara teriakan dari penumpang yang didominasi ibu-ibu dan anak-anak.