Sains
Reruntuhan Kota Kuno Natounia Berhasil Ditemukan di Irak, Berusia 2 Ribu Tahun
Tim arkeologi Jerman dan Irak berhasil menemukan reruntuhan kota kuno Natounia di Kurdi, Irak. Penemuan tersebut diperkirakan berusia 2 ribu tahun.
Nama lengkap Natounia, Natounissarokerta, memuat nama penguasanya, Natounissar, pendiri dinasti kerajaan Adiabene.
Ini juga termasuk kata Parthia untuk benteng.
"Sebagai hasilnya, gelar itu bisa berlaku untuk Rabana-Merquly,” kata Brown.
Baca juga: Pesantren PKP Manado Launching Studio Multimedia, Kakanwil Sulawesi Utara: Saya Beri Apresiasi
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Seluruh Indonesia Jumat 22 Juli 2022, Cek Daftar Lengkap, Info Terbaru BMKG
Dia menambahkan prasasti di pintu masuk benteng dapat menggambarkan Natounissar atau kerabatnya.
Citra serupa juga ditemukan sekitar 230 km jauhnya di tempat lain di situs Parthia lainnya.
Brown berkata upaya besar harus dilakukan untuk merencanakan, membangun, dan memelihara benteng sebesar ini dari pemerintah Irak.(*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Tim Arkeologi Jerman dan Irak Temukan Kota Kuno Natounia Berusia 2.000 Tahun di Kawasan Otonom Kurdi.