Brigadir J Tewas
Kompolnas Akan Periksa Alibi Ferdy Sambo Saat Brigadir J Tewas, Akui Sedang Jalani Tes PCR
Kompolnas akan memeriksa alibi Ferdy Sambo yang kabarnya sedang menjalani tes PCR saat Brigadir J tewas di rumah dinasnya.
Ia meminta publik yakin kasus tersebut akan ditangani secara transparan dan akuntabel.
Benny mengatakan komitmen Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sama dengan komitmen Kompolnas dalam kasus tersebut yakni transparan dalam penegakan hukum, akuntabel, dan terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat.
Ia juga berharap kasus tersebut bisa selesai secepatnya.
"Mohon sabar, penyidik dengan pendekatan scientific nanti akan menyampaikan kepada publik hasil pemeriksaan yang sedang dilakukan, oleh Labfor forensik, DNA, dari Inafis, ini semua sedang berjalan," kata Benny.
Baku Tembak Ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Baca juga: Wakil Wali Kota Bitung Paparkan Sektor Pariwisata ke Pansus Ripparprov DPRD Sulawesi Utara
Baca juga: Kabupaten Bolsel HUT ke-14, Wagub Steven Kandouw Harap Lahir SDM Unggul Seperti Sosok Herson Mayulu
Kepolisian RI mengungkap alasan Brigpol Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ditembak mati oleh Bharada E di kediaman Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022).
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan bahwa Brigpol Yosua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.
"Yang jelas gininya, itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam itu benar," ujar Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).
Ramadhan menuturkan bahwa fakta itu diketahui berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Dua saksi yang diperiksa diantaranya adalah Istri Kadiv Propam dan Bharada E.
"Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri KadivPropam dengan todongan senjata,” ungkap Ramadhan.
Ia menuturkan bahwa Istri Kadiv Propam disebut berteriak akibat pelecehan yang diduga dilakukan Brigadir J.
Teriakan permintaan tolong tersebut pun didengar oleh Bharada E yang berada di lantai atas rumah.
Menurutnya, kehadiran Bharada E pun Brigadir J menjadi panik.
Saat ditanya insiden itu, Brigadir J malah melepaskan tembakan kepada Bharasa yang berdiri di depan kamar.
Baca juga: Sosok Kombes Leonardo Simatupang, Penyidik Utama Propam yang Disebut Larang Peti Brigadir J Dibuka
Baca juga: Keterangan Saksi Kecelakaan Mobil Xenia Putih di Kairagi Weru Manado Sulawesi Utara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/brigadir-j-dan-benny-mamoto-345.jpg)