Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Desakan Keluarga Brigadir J soal Autopsi Ulang, Ini Kata KadivHumas

Keluarga Brigadir J mendesak Polri untuk melakukan autopsi ulang jenazah. Kadiv Humas Polri mempersilakan keluarga untuk melakukan ekshumasi.

Tribunnews.com/Vincentius Jyestha/Wartakota
Kolase foto: Kuasa hukum keluarga Brigadir J (kiri), Kadiv Humas Polri (kanan) - Keluarga Brigadir J minta autopsi ulang, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo beri tanggapan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat masih menyita perhatian publik.

Pihak Polri rencananya akan menyampaikan hasil autopsi jenazah Brigadir J kepada pihak keluarga, pada Rabu (20/7/2022) hari ini.

Terungkap, sebelumnya pihak keluarga Brigadir J mendesak Polri untuk melakukan autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J, polisi yang disebut tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo, Jakarta.

Hal itu diminta pihak keluarga agar penyebab Brigadir J menjadi semakin terang benderang. Sebab, mereka merasa ada yang janggal, salah satunya karena Brigadir J disebutkan tewas dalam baku tembak di rumah Irjen Ferdy Sambo yang saat itu menjabat Kadiv Propam Polri, Jumat (8/7/2022).

Bibi Brigadir J, Roslin Simanjuntak, pada Senin (18/7/2022), mengatakan bahwa saat melakukan autopsi pertama, pihak keluarga dimintai persetujuannya.

Namun, setelah diberikan hasilnya, keluarga menemukan sejumlah kejanggalan.

"Tentu kita tidak terima ya karena disebut mati karena peluru. Tapi di tubuh dia (Brigadir J), ditemukan luka sayatan, pukulan benda tumpul, dan rahangnya bergeser," kata Roslin.

Dengan kondisi itu, tentu pihak keluarga tidak menerima penyebab kematian karena peristiwa baku tembak.

Roslin juga mengatakan, keputusan untuk visum dan autopsi ulang sudah diserahkan keluarga ke pengacara mereka, Komaruddin Simanjuntak.

"Untuk membuktikan kalau memang Yosua mati ditembak, maka perlu autopsi dan visum ulang," kata Roslin.

Isu Selingkuh Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Berhembus.
Isu Selingkuh Brigadir J dan Istri Ferdy Sambo Berhembus. (Dok. Facebook)

Berdasarkan kronologi versi polisi, baku tembak dipicu tindakan Brigadir J yang melakukan pelecehan dan menodongkan pistol ke kepala istri Irjen Ferdy Sambo, PC, di dalam kamar.

Menurut polisi, saat itu PC sempat berteriak dan membuat Brigadir J keluar kamar.

Kemudian, Bharada E yang ada di rumah itu menanyakan soal teriakan ke Brigadir J. Namun, menurut polisi, Bharada E justru disambut tembakan.

Terjadilah baku tembak yang menyebabkan Brigadir J tewas.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved