Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Truk BBM di Cibubur Tewaskan 10 Orang, Pertamina Janji Tanggung Jawab
Pertamina janji tanggung jawa terkait kecelakaan maut truk BBM yang tewaskan 10 orang
"Kami akan bertanggung jawab dan menanganinya secara maksimal," ungkapnya, Senin, dikutip dari TribunJakarta.com.
Ia menambahkan, pihaknya akan membicarakan lebih lanjut terkait santunan.
"Akan dibicarakan dan disesuaikan dengan kondisi," imbuhnya.
Jenazah Pasutri TNI AL Diserahkan ke Keluarga
Diberitakan TribunJakarta.com, jenazah pasangan suami istri korban kecelakaan di Cibubur diserahkan ke pihak keluarga.
Kasubdit Pelayanan DVI RS Polri Kramat Jati, AKBP Nugroho Lelono, menyebut kedua jenazah diserahkan pada Senin pukul 22.30 WIB, setelah dinyatakan teridentifikasi secara medis.
Korban yakni Suparno (51), anggota TNI AL berpangkat Pelda, dan istrinya Priastini (50) merupakan PNS TNI AL.
"Beliau suami istri yang tinggal di Perum TNI AL, anggota TNI AL."
"Sekarang di dalam (ruang Instalasi Forensik RS Polri) masih ada tujuh jenazah lagi," ungkap Nugroho di Jakarta Timur, Senin.
Kedua jenazah dibawa meninggalkan RS Polri Kramat Jati menggunakan Kereta Merta milik TNI AL.
Lalu, kedua jenazah diserahkan tim RS Polri Kramat Jati kepada perwakilan pihak keluarga.
KNKT Analisis Penyebab Kecelakaan
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Kementerian Perhubungan akan mengungkap penyebab kecelakaan maut di Cibubur itu.
Plt Kasubkom Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT, Ahmad Wildan, menyampaikan untuk sementara pengumpulan data yang dilakukan pihaknya dalam kecelakaan di Cibubur ini masih bersifat kualitatif.
"Katakanlah jalan menurun, kalau jalan menurun kita kan harus tahu slotnya berapa, panjang landai tipisnya berapa, kalau kendaraan remnya blong kita harus periksa."