Virus Corona

Gejala Omicron Centaurus atau BA.2.75, Diyakini Mudah Menular dan Berpotensi Jadi Subvarian Dominan

Subvarian Omicron Centaurus atau BA.2.75 diyakini mudah menular dengan cepat. Bahkan, berpotensi menjadi subvarian dominan di seluruh dunia.

Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark
Gejala Omicron Centaurus atau BA.2.75, Diyakini Mudah Menular dan Berpotensi Jadi Subvarian Dominan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum kelar dengan Omicron BA.4 dan BA.5, kini muncul lagi subvarian Omicron 'Centaurus' alias BA.2.75.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkategorikan subvarian ini sebagai Variant of Concern (VOC) Lineage Under Monitoring (LUM). Artinya, varian ini tengah diawasi secara ketat oleh WHO.

Selain itu, subvarian Centaurus ini disebut-sebut lebih menular dibandingkan subvarian lainnya, serta pertama kali ditemukan di India.

Baca juga: Kesaksian Dedi, Liat Langsung Detik-detik Kecelakaan di Cibubur, Shock dan Badan Gemetar Semua

Nama subvarian Omicron 'Centaurus' bukanlah nama resmi yang diberikan oleh WHO.

Melainkan berasal dari pengguna Twitter @xbitron1, yang memberikan nama pada subvarian Omicron BA.2.75 menjadi 'Centaurus' pada 1 Juli 2022.

"Saya baru saja menamai varian BA.2.75 setelah galaksi. Nama barunya adalah strain Centaurus. Terbiasalah. Hari ini, saya memimpin pandemi apa pun," tutur akun tersebut, seperti dikutip dari Euronews, Senin (18/7/2022).

Subvarian Omicron Centaurus atau BA.2.75 diyakini mudah menular dengan cepat.

Bahkan, berpotensi menjadi subvarian dominan di seluruh dunia.

3 Kasus di Indonesia

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved