Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Tembak Polisi

Foto hingga Info Peretasan Didapat Usai Temui Keluarga Brigadir J, Komnas HAM: Langkah Pertama Kami

Nofriansyah adalah polisi yang meninggal ditembak di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.

Tayang:
Tangkap Layar Kompas TV
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam. Foto hingga Info Peretasan Didapat Usai Temui Keluarga Brigadir J, Komnas HAM: Langkah Pertama Kami 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) mengeklaim sudah mengantongi banyak informasi dari keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Nofriansyah adalah polisi yang meninggal ditembak di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo.

Setelah mengumpulkan informasi dari keluarga Brigadir J, Komnas HAM akan memanggil Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Baru Terungkap Soal Brigadir J Ada yang Disembunyikan, Ini Kata Eks Kepala Badan Intelejen Strategis

Komnas HAM menemui keluarga Brigadir J pada Sabtu (16/7/2022). 

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan pihaknya telah bertemu dengan keluarga Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J di Desa Suka Makmur, Sungai Bahar, Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

“Kemarin kita ke Muaro Jambi bertemu dengan pihak keluarga (Brigadir J).

Kami diberikan banyak keterangan, banyak foto, kami juga diberikan banyak video.

Dan yang paling penting kami diberi banyak konteks,” ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam video yang diterima Tribunnews, Minggu (17/7/2022).

Dari keseluruhan yang didapatkan oleh Komnas HAM, pihaknya kini jadi tahu lebih banyak konteks dan penjelasan dari apa yang saat ini sudah beredar di publik.

Khususnya soal foto dan video.

Komnas HAM mendapat infromasi terkait isu peretasan yang dialami keluarga Brigadir J.

“Dan yang paling penting, adalah konteksnya. Jadi foto itu diambilnya bagaimana, konteksnya apa, penjelasan dari keluarga apa. Itu yang penting,” jelas Anam.

“Termasuk juga soal ponsel, bagaimana ada masalah peretasan. Kapan peretasan terjadi. Karakternya seperti apa, polanya seperti apa. Kami juga dapat,” tambahnya.

Anam mengatakan pertemuan dengan keluarga Brigadir J ini merupakan langkah awal Komnas HAM untuk mengungkap tabir misteri kasus penembakan Brigadir J oleh Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 14.00 WIB, Seorang Pelajar Tewas, Korban Menabrak Truk Tangki saat Melambung

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved