Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Baru Terungkap Penyebab Yosef Benci Danu, Padahal Sama-sama Jadi Saksi Pembunuhan di Subang

Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat atau yang biasa disebut Kasus Subang, Yosef kembali  pernyataan tak terduga.

Editor: Indry Panigoro
Kolasetribunmanado/tribunnews
saksi-saksi pembunuhan di Subang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru terungkap fakta baru kasus Pembunuhan di Subang.

Kasus pembunuhan di Subang yang menewaskan ibu dan anak di Subang hari ini memasuki bulan ke -11.

diketahui Pembunuhan ibu dan anak di Subang itu tepat hari ini Senin 18 Juli 2022 genap 11 bulan.

Kini baru terungkap fakta baru dari kasus Pembunuhan di Subang.

Baru terungkap penyebab Yosef benci Danu.

Ya hingga saat ini, terhitung sudah 11 bulan kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, di Subang, Jawa Barat belum kunjung terungkap.

Siapa pembunuh Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu yang ditemukan tewas mengenaskan di bagasi mobil Alphard pada 18 Agustus 2021 lalu belum kunjung terungkap.

Saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat atau yang biasa disebut Kasus Subang, Yosef kembali pernyataan tak terduga.

Dalam video berjudul Kecurigaan Pak Yosef pada Yanti, Yoris dan Danu Terjawab ‼️ yang diunggap di akun YouTube seribu 77 pada 5 Jul 2022, Yosef mengungkap sejumlah hal.

Menariknya, dalam wawancara Yosef beberapa kali menyinggung soal kasus Subang ini akan masuk ke pengadilan, dengan kata lain kasus Subang akhirnya terungkap dan sudah ada tersangka yang ditetapkan. 

Tepatnya mulai di menit 09.00, Yosef menyinggung pengadilan saat mengulas sosok Danu. 

Yosef menyoroti pengakuan Danu kepada Bu Lilis di awal-awal kasus Subang terjadi, yang menyebut dirinya pernah menelepon untuk minta datang ke TKP.

"Katanya pak Yosef menelepon Danu menyuruh untuk datang ke TKP. Nggak pernah sama sekali. Itu adalah dusta dan sekali lagi, itu kan yang disampaikan dusta dan berbohong. Bapak nanti di pengadilan siaplah. Apapun yang diceritakan nanti, kebohongan kita buka nanti di pengadilan," katanya. 

 "Karena di pengadilan itu, apa yang ini, bisa saja di kepolisian berbohong atau berdusta, atau Jaksa. Tapi kalau di pengadilan nggak bisa. KIta apa adanya terbuka. Makanya siap kita untuk nanti di pengadilan," katanya. 

Tepatnya di menit 18.00, Yosef ditanya soal sikapnya bila pembunuhnya orang dekat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved