Gempa Bumi
Gempa Guncang Pangandaran 17 Juli 2006 Tewaskan 300 Orang, Mengenang 16 Tahun Tragedi di Jabar
Mengenang Tragedi Gempa bumi di Pangandaran Jawa Barat yang menewaskan 300 orang
Kantor Camat Kecamatan Parigi dijadikan gudang bantuan sembako dari para dermawan dan posko penampungan para pengungsi, dikutip dari laman Cipta Karya PUPR.
Ada 19 posko Kecamatan Parigi, namun kemudian dijadikan 5 posko untuk memudahkan pendistribusian bantuan.
Bantuan makanan dan minuman juga berdatangan dari para pejabat, salah satunya Almh. Ibu Ani Yudhoyono yang menyumbang 2 ton beras, 2 truk air mineral botol, dan 500 dus mie.
Adapun pengungsi yang dinilai sudah kondusif keadaannya, kemudian dipulangkan.
Pengungsi yang awalnya berjumlah 17 ribuan, kemudian berangsur menurun jumlahnya.
Di Kecamatan Parigi, ada 33 jiwa meninggal dunia, 186 rumah rusak ringan, 76 rumah hancur rata dengan tanah dan 3 rumah rusak berat.
Menurut data Departemen Pekerjaan Umum RI yang dirilis tanggal 25 Juli 2006, terdapat rincian jumlah korban.
Jumlah korban meninggal di Jawa Barat adalah 478 jiwa, terdiri dari 403 jiwa di Pangandaran, 62 jiwa di Tasikmalaya, 12 jiwa di Banjar, dan 1 jiwa di Garut.
Foto : 16 tahun tragedi gempa 2006 di Pangandaran Jawa Barat yang sebabkan Tsunami dengan tinggi rayapan 21 meter. Jumlah pengungsi mencapai 40 ribuan. (IST)
Selain Jawa Barat, dampak gempa Pangandaran juga dirasakan di Jawa Tengah dengan korban meninggal 171 jiwa dan di Yogyakarta dengan korban meninggal ada 4 jiwa.
Jumlah korban luka-luka ada 1.526 jiwa dan korban hilang 120 jiwa.
Pengungsi akibat gempa Pangandaran mencapai 44.991 jiwa.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com