Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Baku Tembak di Jakarta

Baru Terungkap Apa yang Telah Dilakukan Brigadir J Semasa Hidup kepada Istri Kadiv Propam, Ternyata

Kabar dugaan adanya hubungan asmara diduga dari leluasanya Brigadir J atau pemilik nama lengkap Brigpol Nofriansyah masuk ke kamar istri Ferdy Sambo.

Editor: Indry Panigoro
kolase Tribunmanado/ HO
Foto Brigadir J dan keluarga Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo 

"Yang jelas kami menerima laporan Polisi dari Propam dengan sanggakan Pasal 335 dan 289 KUHP."

"Tentunya kami akan buktikan dan kami proses karena setiap warga negara punya hak yang sama di muka hukum, sehingga equality before the law juga akan benar-benar kami terapkan," jelasnya.

Pihaknya saat ini tidak ingin berasumsi dan hanya berpedoman pada alat bukti yang ada di TKP saja.

"Tidak ada alat bukti atau pun bukti yang mendukung adanya hal tersebut, jadi kami tidak mau berasumsi, kami hanya berdasarkan fakta yang ditemukan di TKP," tegasnya.

Kapolri bentuk tim gabungan

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Polwan Kombes Nurul Azizah menjabat Kabag Penum Divisi Humas Polri.

(Kapolri Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Polwan Kombes Nurul Azizah menjabat Kabag Penum Divisi Humas Polri. (Kompas.com)

Sementara itu, untuk menjernihkan masalah penembakan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim gabungan dengan memasukkan Komnas HAM dan Kompolnas.

Hal itu karena Kapolri mendapatkan banyak berita liar terkait kasus baku tembak di rumah Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Irjen Ferdy Sambo.

Dalam baku tembak itu, Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas.

“Kami juga mendapatkan banyak informasi terkait dengan berita-berita liar yang beredar, yang tentunya kita juga ingin bahwa semuanya ini bisa tertangani dengan baik,” kata Listyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Kendati demikian, ia tak menjelaskan lebih jauh soal berita liar yang dimaksudnya tersebut.

Oleh karena itu, mantan Kabareskrim itu membentuk tim gabungan khusus yang terdiri dari pihak internal dan eksternal untuk mengusut kasus itu.

Tim itu bakal dipimpin oleh Wakil Kepala Polri Komjen Gatot Eddy Pramono. Adapun pihak eksternal yang dilibatkan dalam tim itu adalah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Foto <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/brigadir-j' title='Brigadir J'>Brigadir J</a> dan keluarga <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kadiv-propam-polri' title='Kadiv Propam Polri'>Kadiv Propam Polri</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/irjen-ferdy-sambo' title='Irjen Ferdy Sambo'>Irjen Ferdy Sambo</a>

Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved