Berita Nasional
Penembakan Berdarah di Rudis Kadiv Propam Polri, Barada E Tembak Brigadir J, Keluarga Merasa Janggal
Pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membenarkan adanya kejadian baku tembak antara anggota polisi di rumah dinas Kadiv Propam Polri
Ramadhan mengatakan, Brigadir J mengacungkan senjata, kemudian melakukan penembakan.
Hal itu lantas membuat Barada E menghindar dan membalas tembakan itu.
“Ada anggota lain atas nama Barada E menegur dan saat itu yang bersangkutan (Brigadir J) mengacungkan senjata, kemudian melakukan penembakan, dan Barada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J,” ujar dia.
Akibat baku tembak itu, Brigadir J pun tewas. Jenazah Brigadir J pun telah dipulangkan ke keluarganya di Jambi.
Hingga saat ini, pihak Mabes Polri masih terus mendalami motif dari kejadian penembakan itu.
Polri juga telah mengamankan Barada E untuk diperiksa lebih lanjut atas kejadian itu.
“Saat ini kasus sedang didalami, ditelusuri lebih jauh oleh Propam Mabes dan Polres Jakarta Selatan,” ucapnya.
Ajudan Kadiv Propam Mabes Polri
Ajudan Kadiv Propam Mabes Polri Brigpol Norpryansah Yosua Hutabarat tewas dengan empat luka tembakan.
Brigpol Norpryansah Yosua Hutabarat merupakan ajudan dari Kadiv Propam Mabes Polri yang saat ini dijabat Irjen Pol Ferdy Sambo.
Kematian Brigpol Norpryansah Yosua Hutabarat pun masih mengundang tanda tanya terkait dengan kronologi hingga pelakunya.
Pihak keluarga Brigpol Norpryansah Yosua Hutabarat pun mempertanyakan hal tersebut setelah kematiannya.
Sekedar diketahui, Brigpol Norpryansah Yosua Hutabarat merupakan anak buah bahkan berstatus sebagai ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo.
Irjen Pol Ferdy Sambo sendiri diketahui merupakan Jenderal asal Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Dilansir dari Wikipedia, Irjen Pol Ferdy Sambo lahir 9 Februari 1973 adalah seorang perwira tinggi Polri.