Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Terungkap Keinginan Taliban Menggali Mobil Milik Pemimpinnya yang Telah Tewas, Digunakan Saat Kabur

Kelompok esktremis Taliban menggali mobil milik Mullah Mohammad Omar. Mereka menuntut mobil tersebut dipajang di museum nasional di Kabul.

Editor: Isvara Savitri
Kompas.com/MUHAMMAD JALAL via TWITTER
Taliban menggali mobil toyota putih pada Selasa (5/7/2022), dan mengatakan itu digunakan oleh mendiang pemimpin dan pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar untuk melakukan perjalanan dari Kandahar ke provinsi Zabul pada awal invasi pimpinan AS. 

Omar meninggal pada 2013, tetapi gerakan itu tidak mengakui kematiannya sampai dua tahun kemudian.

Pendiri Taliban itu telah secara efektif menyerahkan kendali praktis pemberontakan kepada para wakilnya pada 2001, ketika dia bersembunyi.

Pada saat itu Taliban berusaha menyerah kepada pemerintah baru yang didukung AS di Kabul yang dipimpin oleh Presiden Hamid Karzai, tetapi AS menolak untuk menerima permohonan mereka.

“Mobil itu dapat dilihat sebagai (simbol) signifikan – Omar menggunakannya pada momen bersejarah untuk perdamaian,” kata Dam.

Menurutnya, ketika dia memasuki Toyota putih ini, dan meninggalkan kantornya, sebagian besar kepemimpinannya telah menyerah.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi, Seorang Pria Tewas, Korban Cedera Berat Bagian Kepala

Baca juga: Pesan Gifranda Pemuda Bolsel Sulawesi Utara tentang Hari Raya Idul Adha

“Dia sendiri mengambil keputusan pada saat itu untuk menghilang ke tanah kakeknya. Saya tidak tahu tentang persembunyian mobil tetapi saya yakin mereka tidak merasa aman sama sekali … karena segera perburuan Taliban yang menyerah dimulai, jadi dia mengubur mobil dan bersembunyi.”(*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Milik Pendiri Taliban Digali Lagi, 20 Tahun Usai Dikubur untuk Melarikan Diri dari AS".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved