Internasional
Terungkap Keinginan Taliban Menggali Mobil Milik Pemimpinnya yang Telah Tewas, Digunakan Saat Kabur
Kelompok esktremis Taliban menggali mobil milik Mullah Mohammad Omar. Mereka menuntut mobil tersebut dipajang di museum nasional di Kabul.
Omar meninggal pada 2013, tetapi gerakan itu tidak mengakui kematiannya sampai dua tahun kemudian.
Pendiri Taliban itu telah secara efektif menyerahkan kendali praktis pemberontakan kepada para wakilnya pada 2001, ketika dia bersembunyi.
Pada saat itu Taliban berusaha menyerah kepada pemerintah baru yang didukung AS di Kabul yang dipimpin oleh Presiden Hamid Karzai, tetapi AS menolak untuk menerima permohonan mereka.
“Mobil itu dapat dilihat sebagai (simbol) signifikan – Omar menggunakannya pada momen bersejarah untuk perdamaian,” kata Dam.
Menurutnya, ketika dia memasuki Toyota putih ini, dan meninggalkan kantornya, sebagian besar kepemimpinannya telah menyerah.
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi, Seorang Pria Tewas, Korban Cedera Berat Bagian Kepala
Baca juga: Pesan Gifranda Pemuda Bolsel Sulawesi Utara tentang Hari Raya Idul Adha
“Dia sendiri mengambil keputusan pada saat itu untuk menghilang ke tanah kakeknya. Saya tidak tahu tentang persembunyian mobil tetapi saya yakin mereka tidak merasa aman sama sekali … karena segera perburuan Taliban yang menyerah dimulai, jadi dia mengubur mobil dan bersembunyi.”(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mobil Milik Pendiri Taliban Digali Lagi, 20 Tahun Usai Dikubur untuk Melarikan Diri dari AS".