Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 14.30 WIB, Pemotor Tewas dengan Kondisi Mengenaskan, Anak Korban Berteriak
Terjadi kecelakaan maut di Desa Pengaringan, Kecamatan Semidanagji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada kemarin hari Kamis sore.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Pengaringan, Kecamatan Semidanagji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan pada kemarin hari Kamis sore.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor tewas.
Baca juga: Mahasiswi Cantik Miranda di Jakarta Raup Uang Lewat Streaming Mango Live, Kini Diringkus Polisi
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 02.00 WIB, Sopir Truk Tangki Tewas, Korban Naik Motor Lalu Tabrak Truk
Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 07.20 WIB, Bocah 8 Tahun Tewas, Tertabrak Kereta Lalu Terlempar 20 Meter
Foto: Motor korban kecelakaan lalu lintas di OKU tampak ringsek berat, Kamis (7/7/2022). (Sripoku.com/Leni Juwita)
Nyawa seoramg nelayan melayang dalam musibah kecelakaan kalu lintas di depan SPBU Desa Pengaringan Kecamatan Semidanagji Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) Kamis (7/7/2022) sore.
Korban yang meninggal dalam insiden kecelakaan lalu lintas di OKU itu atas nama Saryadi bin Sarkawi (45) pengendara sepeda motor Honda Beat BG 2793 FAC.
Kecelakaan Lalu Lintas terjadi setelah motor yang dikendarai korban bertabrakan dengan mobil minibus Nissan Evalia BG B 1375 SIS yang dikemudikan PP alias Nando (26).
Korban meninggal dunia dalam perjalanan dari lokasi kejadian dengan kondisi sangat memprihatinkan.
Korban dilarikan ke RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja untuk dilakukan visum et repetum.
Selanjutnya jenazah korban dibawa ke rumah duka oleh keluarganya di RSS Helindo Kelurahan Baturaja Permai OKU.
Menurut informasi, korban baru saja datang dari arah Semidangaji mengendarai sepeda motor konvoi dengan anaknya, namun anaknya masih di belakang.
Saat itu pengendara sepeda motor keluar dari SPBU Pengaringan setelah mengisi bahan bakar, dalam waktu bersamaan muncul mobil minibus Nisan Evalia BG B 1375 SIS yang datang dari arah Kota Baturaja.
Tabrakan tidak dapat dielakan lagi, benturan yang kuat mengakibatkan korban jatuh tergeletak.
Beberapa waktu kemudian, anak korban yang sebelumnya memang konvoi dengan korban tiba di lokasi kejadian dan langsung berteriak melihat orang tuanya sudah tergeletak.