Rudapaksa

Oknum Bergelar SH MH Rudapaksa 10 Mahasiswa, Begini Cara Korban Diperdaya

Kasus asusila menimpa 10 mahasiswa di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kejadian yang mencoreng dunia pendidikan ini

Editor: Aswin_Lumintang
Photo Pexels/Lucas Pezeta
ilustrasi wanita. Korban rudapaksa oknum bergelar SH MH 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MATARAM - Kasus asusila menimpa 10 mahasiswa di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kejadian yang mencoreng dunia pendidikan ini terjadi di lingkungan kampus.

Bahkan dalam prakteknya memperdaya sejumlah mahasiswi dengan memakai nama dosen-dosen yang mengajar di beberapa perguruan tinggi di NTB.

Ilustrasi rudapaksa
Ilustrasi rudapaksa (Tribunnews.com/medium.com)

Pelaku rudapaksa sendiri merupakan seorang kakek berusia 65 tahun, sebut saja AF.

Dengan korbannya mahasiswi dari berbagai kampus di Kota Mataram.

Hingga kini polisi masih melakukan pendalaman dari kasus ini.

Pelaku masih belum ditangkap sementara para korbannya mengalami trauma.

Berikut kelengkapan informasi kasus rudapaksa mahasiswi di Mataram dirangkum dari Kompas.com dan TribunLombok.com, Kamis (7/7/2022):

Baca juga: Cerita Raman Musa, 16 Tahun Jadi Tukang Sol Sepatu di Pasar 45 Manado Sulawesi Utara

Baca juga: Gempa Guncang Bengkulu Kamis 7 Juli 2022 Malam, Info Terkini BMKG Magnitudo dan Episenter

Korban melapor ke polisi

Kasus ini mulai terungkap saat para korban membuat laporan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda NTB pada Rabu (29/6/2022) lalu.

Pendamping korban, Joko Jumadi mengatakan, ada 10 mahasiswi yang mengaku telah dirudapaksa AF.

 
"Jadi, tidak hanya dari Universitas Mataram (UNRAM), tetapi ada juga yang dari Universitas lainnya di Mataram," ucap Joko.

Joko menambahkan, AF dalam menjalankan aksinya mengaku sebagai dosen.

AF menyebut dirinya bagian dari civitas akademika salah satu universitas.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved