Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kontroversi ACT

Akhirnya Densus 88 Dalami Temuan PPATK Soal Dugaan Aliran Dana ACT untuk Tindak Pidana Terorisme

Diketahui, lembaga amal ACT menjadi pembicaraan seusai tagar Jangan Percaya ACT trending sosial media Twitter pada Minggu (3/7/2022) lalu

Editor: Finneke Wolajan
(Tribunnews.com/Naufal Lanten)
Logo ACT. Densus 88 Dalami Temuan PPATK Soal Transaksi Lembaga Amal ACT Diduga Mengalir ke Kegiatan Terorisme 

"Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu," kata Dedi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Terindikasi Dana Dipakai Kepentingan Pribadi Hingga Aktivitas Terlarang

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengendus adanya dugaan riwayat transaksi yang mengarah ke tindak pidana terorisme di lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Aksi sosial pembagian makanan gratis oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Manado di SDIT Harapan Bunda, Buha, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (1/12/2021).
Aksi sosial pembagian makanan gratis oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) Manado di SDIT Harapan Bunda, Buha, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (1/12/2021). Densus 88 Dalami Temuan PPATK Soal Transaksi Lembaga Amal ACT Diduga Mengalir ke Kegiatan Terorisme (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyampaikan bahwa pihaknya telah mencurigai adanya transaksi mencurigakan di lembaga amal ACT.

Tak hanya dipakai kepentingan pribadi, akan tetapi adanya indikasi penyaluran kegiatan terorisme.

"Transaksi yang kami proses mengindikasikan demikian. Indikasi kepentingan pribadi dan terkait dengan dugaan aktivitas terlarang," kata Ivan saat dikonfirmasi, Senin (4/7/2022).

Ivan menuturkan bahwa laporan hasil analisis juga telah dikeluarkan PPATK sejak lama.

Adapun laporan itu juga telah diteruskan kepada penegak hukum yaitu Densus 88 Antiteror Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Sudah kami serahkan hasil analisisnya kepada aparat penegak hukum sejak lama. Ya, Densus dan BNPT," jelas Ivan.

Ivan menambahkan bahwa laporan hasil analisis itu harus dilakukan proses pendalaman terlebih dahulu.

Karena itu, aparat penegak hukum diminta segera melakukan pengusutan.

"Namun perlu pendalaman oleh penegak hukum terkait," pungkasnya.

Profil ACT, Berikut Sejarah dan Para Pengurus Lembaga Aksi Cepat Tanggap

Ibnu Khajar, Presiden ACT bergaji 100 juta per bulan yang kini disorot.
Ibnu Khajar, Presiden ACT bergaji 100 juta per bulan yang kini disorot. ((tribunnews))

Berikut ini profil Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang tengah ramai menjadi sorotan publik.

Dilansir laman resminya act.id, profil ACT merupakan yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved