Berita Talaud

Hasil Operasi Patuh 2022 Polres Talaud Sulawesi Utara, Lakalantas Meningkat, 7 Orang Meninggal

Operasi Patuh 2022 Polres Talaud Sulawesi Utara menunjukan kasus lakalantas meningkat. Yakni dengan 7 orang meninggal dunia.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
HO
Polres Talaud, Provinsi Sulawesi Utara saat melaksanakn Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Patuh Samrat 2022. Hasil dari operasi tersebut menunjukan adanya peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Polres Talaud, Provinsi Sulawesi Utara menginformasikan hasil pelaksanaan Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Patuh Samrat 2022.

Operasi  Patuh Samrat 2022 ini dilaksanakn sejak tanggal 13 Juni 2022 sampai 27 Juni 2022. 

Hasil dari operasi Patuh tersebut menunjukan data, di wilayah Kebupaten Talaud terjadi peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas. Di mana 7 orang meninggal dunia.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kasat Lantas Iptu Otniel Johan Nusa menjelaskan soal jumlah pelanggaran yang didapatkan dalam Operasi Patuh Samrat 2022 di wilayah Kabupaten Talaud . 

Pertama, untuk tilang pada tahun 2021 tercatat 39 pelanggar dan tahun 2022 naik menjadi 118 pelanggar.

Sedangkan untuk teguran pada tahun 2021 ada 284 pelanggar sedangkan tahun 2022 turun menjadi 122 pelanggar.

"Untuk kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 terdapat 6 kasus, sedangkan tahun 2022 turun menjadi 1 kasus," ujar dia belum lama ini.

Diketahui untuk Pelanggaran yang menonjol berupa tidak menggunakan helm SNI, knalpot brong/racing, pengendara masih dibawah umur dan boncengan lebih dari 1 .

Dengan selesainya Pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2022, warga masyarakat dapar semakin sadar dan patuh dalam menaati aturan berlalulintas dijalan raya.

“Kami imbau warga masyarakat untuk tetap mematuhi aturan dalam berlalulintas," terang Kasat Lantas Iptu Otniel J. Nusa.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk budayakan keselamatan dalam berlalulintas.

"Serta tetap mengurangi bahkan menghilangkan pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun dalam berkendara," ujar dia. (Iv)

Kisah Ngadiman, Warga Kotabunan Selatan Sulawesi Utara: Bisa Beli Tanah dari Jualan Sapi

Daripada Terus Memaksa, Indonesia Harus Segera Berikan Kami Referendum yang Kami Tuntut Sejak 1969

 

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved