Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKB OPM

Terlibat Baku Tembak dengan TNI di Distrik Kiwirok, Berikut Asal-usul Senjata yang Dimiliki KKB OPM

Berikut ini ulasan tentang ssal-usul senjata yang dimiliki KKB OPM. Dari senjata jenis AK 47 hingga M16.

Editor: Rizali Posumah
TPNPB
Ilustrasi KKB OPM - KKB OPM memili berbagai jenis senjata api dari AK 47 hingga M16. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum lama ini, tepatnya pada Rabu 29 Juni sore, KKB OPM kembali terlibat baku tembak dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). 

Kali ini KKB OPM terlibat baku tembak dengan personel Satgas Kodim Yonif PR 431/SSP.

Lokasi baku tembak itu di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Dalam pertempuran tersebut, seorang anggota TNI bernama Prada Beryl Kholif Al Rohman gugur.

Ia menderita luka tembak di bagian paha. 

Gugurnya seorang prajurit TNI ini dibenarkan oleh Danrem 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring.

"Iya ada satu anggota gugur setelah terjadi kontak tembak tadi sore," ujar Danrem 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu, sebagaimana diwartakan Kompas.com.

Proses evakuasi jenazah Prada Beryl Kholif Al Rohman yang gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, berhasil dilakukan pada Kamis (30/6/2022) siang. 

Darimana Asal-usul Senjata KKB Papua?

KKB mendapatkan senjata dari senjata tua peninggalan era Belanda, atau pun merampas senjata milik aparat.

Mereka juga mendapatkan senjata di pasar gelap.

1. Senapan Mesin dari Helikopter TNI yang Jatuh tahun 2019

Sementara itu, senapan yang dijadikan senjata andalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo ternyata senapan yang diambil dari helikopter yang mengalami kecelakaan.

Hal itu diungkapkan Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan.

KKB menggunakan senjata api dan amunisi tersebut untuk menyerang TNI.

Brigjen Izak menuturkan KKB teroris memperoleh dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019 lalu. 

2. AK-47, M4 dan M16

Pertengahan tahun 2021 lalu, anggota yang beroperasi di Lekagak Telenggen menyerahkan diri.

Saat menyerahkan diri mereka juga menyerahkan senjata.

Beberapa senjata itu adalah senapan angin, golok, anak panah, munisi SS2, softgun, dokumen-dokumen, ransel, ponsel dan lain sebagainya.

KKB Papua sendiri memiliki senjata andalan berupa senapan AK-47 dan M16.

Sejumlah transaksi dan pembelian dilakukan, sejak Desember 2019 oleh Paniel Kogoya, penyuplai dan penyandang dana bagi kelompok sparatis KKB Papua.

Di antaranya ada senjata api M4 senilai Rp300 juta.

Lalu, ada dua pucuk senjata jenis M16 pada Desember 2019, dengan harga Rp300 juta.

Kemudian, mereka juga memesan senjata seharga Rp500 juta pada awal tahun 2020.

Artikel ini telah tayang di Intisari Online

Gempa Terkini Malam Ini Sabtu 2 Juli 2022, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudo dan Lokasi

Sejarah Perang Ain Jalut, Kisah Hancurnya Reputasi Pasukan Mongol yang Dikenal Tak Terkalahkan

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved