Berita Sangihe

Gunakan Dana PEN, Paket Proyek Jalan di Sangihe Telan Biaya Rp 56 Miliar

Sebanyak dua dari tujuh paket proyek pembangunan jalan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) capai 100 persen

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Chintya Rantung
Nelty/Tribun Manado
Jalan Penenuareng Sangihe, yang menjadi lokasi proyek 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebanyak dua dari tujuh paket proyek pembangunan jalan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) capai 100 persen.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sangihe mengelolah 7 paket jalan dan 8 paket air bersih di Danai PEN.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUPR Engelin Sasiang saat dikonfirmasi, Jumat (01/06/2022) di ruang kerjanya.

“Dua paket rekonstruksi jalan sudah capai 100 persen yakni rekonstruksi jalan Eneratu-Binongos di Kecamatan Tahuna Timur dan rekonstruksi jalan Pananualeng Kecamatan Tabukan Tengah,” jelas Kadis.

Dijelaskanya untuk 5 proyek jalan masih dalam tahap pengerjaan dan sudah di atas 50 persen.

“Dalam waktu dekat ini, lima paket proyek jalan tersebut akan selesai dikerjakan. Karena kontrak kerja akan selesai pada akhir Juli mendatang,” kata Mantan Kabag Ekonomi Setkab Sangihe ini.

Dia juga membeberkan, total anggaran untuk tujuh proyek infrastruktur pembangunan dan rekonstruksi jalan yang tersebar di lima kecamatan ini yakni Rp 56 miliar.

Dengan rincian, untuk pembangunan jalan Salurang-Hangke-Palareng yang berada di Kecamatan Tabukan Selatan Tengah dengan anggaran Rp13,28 miliar, pembangunan jalan Ngalipaeng-Tumalede di Kecamatan Tabukan Selatan Tengah dengan anggaran Rp11,25 miliar.

“Sementara untuk rekonstruksi jalan diantaranya Dalokaweng-Lehupu-Sampakang di Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara dengan anggaran Rp14,45 miliar, rekonstruksi jalan Kawiwi-Sampakang Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara dengan anggaran Rp11,35 miliar, rekonstruksi jalan Eneratu-Binongos di Kecamatan Tahuna Timur dengan anggaran Rp1,79 miliar, rekonstruksi jalan Sowaeng-Batunderang di Kecamatan Manganitu Selatan dengan anggaran Rp2,90 miliar serta rekonstruksi jalan Pananualeng di Kecamatan Tabukan Tengah dengan anggaran Rp1,18 miliar,” terang Kadis.

Dan untuk proyek air bersih tambah Sasiang, masih sementara kontrak kerja karena ada keterlambatan naik kontrak. Dan mudah-murahan secepatnya rampung.

“Kalau air bersih, pada prinsipnya jika bangunan penunjang sudah selesai dibangun maka progres pengerjaaan selanjutnya sudah tidak akan memakan waktu yang lama,” tutup Kadis. (Nel)

Baca juga: Ditlantas Polda Sulut Zumba Bersama Masyarakat, Roberto Pardede: Ini Untuk Meningkatkan Pariwisata

Baca juga: BERITA FOTO, Ratusan Knalpot hingga Sajam Dimusnahkan Polresta Manado

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved